BC TERKINI

[Redaksi] Penyeludupan Sabu di Bandara Husein Sastranegara

[Redaksi] Penyeludupan Sabu di Bandara Husein Sastranegara

0 komentar 239 dilihat

Pada hari Sabtu tanggal 10 Maret 2018, pukul 13.55 WIB, Petugas Bea Cukai Bandung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan NPP jenis Methamphetamine, sebanyak ± 510 (lima ratus sepuluh) gram bruto yang dibawa melalui jalur udara via Bandara Husein Sastranegara - Bandung.
Bermula dari hasil analisa pra kedatangan atas penerbangan Malindo Air OD302 rute Kuala Lumpur (KUL) - Bandung (BDO), diperoleh beberapa target penumpang untuk dilakukan pemeriksaan mendalam, diantaranya penumpang dengan inisial M                  (37 tahun), Wanita, Warga Negara Indonesia dengan ciri-ciri wajah berbentuk bulat, berkulit sawo matang, berambut hitam lurus sebahu, perawakan besar dan sedikit berisi, dengan tinggi sekitar 157 cm.Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas, diperoleh serbuk kristal berwarna putih      yang diduga narkotika yang disembunyikan dalam pembalut yang digunakan oleh M. Kemudian dilakukan uji laboratorium BPIB Jakarta dengan hasil serbuk kristal berwarna putih yang disembunyikan dalam pembalut teridentifikasi sebagai Methamphetamine sebanyak ± 510 (lima ratus sepuluh) gram bruto yang merupakan Narkotika Golongan I sesuai dengan UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.Selanjutnya pelaku dan barang bukti berupa ± 510 (lima ratus sepuluh) gram bruto diserahkan kepada Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk diproses lebih lanjut.
Dugaan Pelanggaran - Pasal 102 huruf e Undang-undang nomor 17 tahun 2006 tentang Perubahan Undang-undang nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan, dengan ancaman hukuman berupa pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama             10 (sepuluh) tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp5.000.000.000,- (lima miliar rupiah);- Pasal 113 ayat (2) Undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman berupa pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun serta denda paling banyak Rp10.000.000.000,- (sepuluh miliar rupiah) ditambah     1/3 dari denda paling banyak.
Perkiraan Nilai Narkotika dan Jumlah Jiwa yang Diselamatkan- Nilai ± 510 (lima ratus sepuluh) gram bruto Methamphetamine adalah sejumlah         ± Rp1.020.000.000,- (satu miliar dua puluh juta rupiah);- Kerugian immaterial yang ditimbulkan sebagai dampak negatif penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan prekursor apabila Methamphetamine tersebut lolos, dengan asumsi setiap 1 (satu) gram Methamphetamine dapat dikonsumsi oleh       7 orang maka jumlah jiwa yang berhasil diselamatkan adalah ± 3.570 jiwa.

Penggagalan upaya penyelundupan narkotika dari jenis Methamphetamine ini menunjukkan bahwa jaringan narkotika internasional menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar narkotika besar dan terus menerus melakukan upaya penyelundupan barang haram tersebut untuk dapat diedarkan di Indonesia.Keberhasilan ini merupakan aksi nyata Bea Cukai Bandung yang bersinergi dengan seluruh anggota Airport Interdiction dalam upaya memberantas peredaran narkotika, psikotropika dan prekursor ilegal di Indonesia guna melindungi dan menyelamatkan masyarakat dari penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan secara ilegal.

GED & DGCE

GED & DGCE

0 komentar 202 dilihat

The Directorate General of Customs and Excise (DGCE) of Indonesia is an institution that has an important role, which are giving any services and supervision, optimizing revenue in the field of customs and excise, and protecting the border and the public from smuggling and dangerous goods. To optimize its duties and functions, it is necessary to have a conducive working climate for employees. One concern which needs to take into consideration is the gender mainstreaming (PUG) issue within the DGCE. Therefore, DGCE has already established several programs aim at gender equity which are based on:
1. Gender - Responsive policies
2. IT - Based services
3. Publication and Dissemination of PUG Concept
4. Encouraging activities for every DGCE Employee

[Redaksi] Sinergi KemenKeu Perkuat Perekonomian Daerah

[Redaksi] Sinergi KemenKeu Perkuat Perekonomian Daerah

1 komentar 155 dilihat

BALIKPAPAN (13/03) sebagai tindak lanjut Executive Gathering 2018 Kementerian Keuangan, diselenggarakan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Kementerian Keuangan Regional Kalimantan Timur dan Utara dengan tema “Sinergi Kemenkeu untuk Memperkuat Perekonomian Daerah di Kalimantan Timur dan Utara”. Acara yang dilaksanakan pada hari Selasa 13 Maret 2018, bertempat di Aula Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Timur dan Utara, Balikpapan. 
Peserta rapat adalah para Kepala Kantor Wilayah beserta jajaran Kepala Kantor Pelayanan di wilayah Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Kalimantan Utara yang berasal dari unit eselon I Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Selain itu juga hadir Kepala Balai Diklat Keuangan Balikpapan dan Kepala Kantor Pengelolaan dan Pemulihan Data Balikpapan. 
Dalam kesempatan kali ini Kepala Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Timur, Agus Sudarmadi memaparkan tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, serta peran DJBC sebagai Trade Fasilitator dan Industrial Assistance untuk meningkatkan perekonomian di daerah yang selanjutnya dapat mendorong peningkatan penerimaan negara.
Sebagai narasumber berasal dari Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Kusmanadji, Kepala Bagian Hukum Pajak dan Kepabeanan selaku Perwakilan Kepala Biro Hukum, Toto Hari Saputra, dan Kasubdit Pengelolaan Sistem Informasi Internal selaku Perwakilan Direktur Sistem Informasi dan Teknologi Perbendaharaan Ditjen Perbendaharaan, Achmad Rinaldi Hidayat. 
Sebagai hasil dari Rapat Pimpinan Wilayah kali ini dan dalam rangka memperkuat sinergi internal Kementerian Keuangan Provinsi Kalimantan Timur dan Utara, dilaksanakan Penandatanganan Komitmen “Kami berkomitmen untuk bersinergi memperkuat perekonomian daerah Kalimantan Timur dan Utara” Oleh Kepala Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Timur, Agus Sudarmadi, Kepala Kantor Wilayah DJP Kalimantan Timur dan Utara, Samon Jaya, Kepala Kantor Wilayah DJPb Kalimantan Timur, Midden Sihombing, Kepala Kantor Wilayah DJPb Kalimantan Utara, Teguh Dwi Nugroho, dan Kepala Kantor Wilayah DJKN Kalimantan Timur, Surya Hadi, Kepala Balai Diklat Keuangan Balikpapan, Mutasin Billah, dan Kepala KPPD Balikpapan, Hendra Lesmana. 

[Redaksi] Kampanye Anti Narkoba

[Redaksi] Kampanye Anti Narkoba

1 komentar 176 dilihat

Kanwil Bc Sulbagtara mengadakan  acara sosialisasi anti narkoba di bandara sam ratulangi, senin 12 maret 2018

Acara yang bertema tanpa narkoba, hidup bahagia ini bermaksud menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang bahaya yang dapat di timbulkan oleh narkoba.
bea cukai juga mensosialisasikan tentang peraturan barang bawaan penumpang di ruangan keberangkatan dan kedatangan internasional 
Pada kesempatan kali ini juga hadir kasi fasilitas dan humas kanwil sulbagtara, rujitoBeliau mengatakan acara ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan kampanye bulan anti narkoba oleh kanwil bc sulbagtara


Beliau Berharap  bea cukai khususnya kanwil sulbagtara dapat berperan aktif dalam tindakan pencegahan pemakaian barang terlarang tersebut melalui kegiatan seperti ini

Public Hearing Rancangan Perubahan Peraturan Pusat Logistik Berikat

Public Hearing Rancangan Perubahan Peraturan Pusat Logistik Berikat

0 komentar 136 dilihat

Para pengusaha dibidang logistik diundang hadir untuk memberikan masukan terhadap rancangan peraturan menteri keuangan atau RPMK nomor 272 tahun 2015 tentang Pusat Logistik Berikat atau PLB Selasa  13 maret 2018 bertempat di aula sabang kantor pusat direktorat jenderal bea dan cukai. 

Dalam pembukaan publik hearing tersebut, Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru pambudi menjelaskan, bahwa dengan kehadiran pengusaha plb diharapkan dapat memberikan masukan tentang rpmk yang dimaksud. Hal ini ditujukan agar kebijakan rpmk ini menjadi kebijakan bersama. 

Acara yang disampaikan oleh Kepala Seksi Tempat Penimbunan Berikat Lainnya, Irwan, dijelaskan bahwa akan terdapat 7 bentuk plb yang akan di bangun. Yaitu PLB Industri Besar, PLB Industri Lecil Menengah (IKM), PLB Bahan Baku, PLB Floating Storage, PLB Barang Jadi, dan PLB Hub Cargo. Hal ini merupakan hal yang penting mengingat kebutuhan dan perlakuan barang tidak dapat disamakan "one size does not fit all. Selain itu diharapkan juga  indonesia dapat menjadi gudang penyimpanan barang logistik yang tidak kalah dengan negara lainnya.


Art Exhibition: Indonesia Connecting The World

Art Exhibition: Indonesia Connecting The World

0 komentar 96 dilihat

Art Exhibition: Indonesia Connecting The World

Kejuaraan Karate Bea Cukai Indonesia 2018

Kejuaraan Karate Bea Cukai Indonesia 2018

7 komentar 227 dilihat

Bea Cukai mengadakan Kejuaraan Karate 2018 yang bertempat di Aula Merauke Kantor Pusat Bea dan Cukai tanggal 09 Maret 2018. Kejuaraan Karate kali ini mengusung tema “Membentuk Jiwa Ksatria, Sehat, Tangguh, Sportif dan Santun untuk bea Cukai Makin Baik” di ikuti oleh seluruh kontingen dari kantor vertikal DJBC dari seluruh Indonesia

Dalam kejuaraan tersebut hadir Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi. Dalam sambutannya Heru Pambudi Berharap agar kedepannya karate bisa di rutinkan di seluruh kantor vertikal di Bea Cukai.

Kejuaraan Karate Indonesia 2018 dimenangkan oleh Kantor Pusat sebagai Juara umum turnamen ini. Kegiatan ini kedepannya diharapkan mampu menjadi modal dasar bagi seluruh pegawai dalam pencapaian peran atau fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang semakin hari memiliki tantangan yang semakin berat

Kunjungan Kerja Menteri Keuangan dan Dirjen Bea Cukai ke Maluku dan Maluku Utara

Kunjungan Kerja Menteri Keuangan dan Dirjen Bea Cukai ke Maluku dan Maluku Utara

0 komentar 373 dilihat

Salah satu bukti realisasi meningkatkan kesejahteraan penduduk, Kemeterian Keuangan telah menyiapkan alokasi APBN dan program dana desa. Menteri Keuangan Sri Mulyani meninjau dan mengevaluasi kinerja di Maluku dan Maluku Utara pada tanggal 7 dan 8 Maret 2018.

Sri Mulyani mengawali kunjungan kerja ke Gedung Keuangan Negara (GKN) Ambon. Dalam kunjungan tersebut disampaikan apresiasi dan pesan kepada seluruh jajaran kementerian keuangan untuk saling perduli antara sesama pegawai dan tetap selalu bersinergi. Tak hanya itu Sri Mulyani juga memberikan kuliah umum pada Universitas Pattimura Ambon dan Universitas Khairun Ternate. Sri Mulyani mengatakan kepada mahasiswa dan akademisi untuk selalu perduli dan kritis  terhadap dana apbn yang telah di alokasikan untuk desa dan daerah.

Direktorat Jenderal bea dan cukai yang mengemban misi industrial assistance ikut berperan aktif dalam membangun kesejahteraan penduduk Maluku dan Maluku Utara. Hal ini dibuktikan oleh Kantor Wilayah Bea Cukai Maluku untuk mendorong kegiatan ekspor khususnya dibidang perikanan dengan membantu proses ekspor ikan yang dapat dilakukan langsung dari kediaman tanpa harus datang ke kantor bea dan cukai yang mampu mengefesiensikan waktu layanan ekspor hingga menjadi 1.5 jam. 

Selanjutnya Sri Mulyani dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi mengunjungi dan meninjau langsung kegiatan pelayanan dan inovasi kantor bea cukai Ternate. Selain itu, Sri Mulyani juga mendapatkan gelar Ngofa Bangsa Maguraci atau putri bangsawan terbaik oleh Sultan Tidore, Husain Altin, atas prestasi yang membanggakan untuk Indonesia oleh 

Sri Mulyani kembali menekankan kepada seluruh jajaran kementerian keuangan untuk selalu meningkatkan dan mengevaluasi kinerja dan menyampaikan hasil kinerja kepada masyarakat, hal ini merupakan hal yang penting guna meningkatkan kepercayaan rakyat kepada bangsa indonesia, kepada kemenkeu terpercaya.

Konferensi Pers Penangkapan 53,9kg Sabu & 70 Ribu Butir Ekstasi

Konferensi Pers Penangkapan 53,9kg Sabu & 70 Ribu Butir Ekstasi

0 komentar 191 dilihat

Konferensi Pers penangkapan 53,9 kilo sabu dan 70 ribu butir ekstasi  yang diselenggarakan di Kantor Pusat Badan Narkotika Nasional (BNN) pada tanggal 8 Maret 2018 dipimpin oleh Kepala BNN, Heru Winarko dan didampingi oleh Wijayanta.

Penangkapan narkotika tersebut diungkap dalam 6 kasus hasil kerja sama BNN, Bea Cukai, dan aparat penegak hukum lainnya. Motif yang digunakan dalam penyelundupan tersebut diantaranya penangkapan melalui jalur laut, dikemas dalam bungkus kemasan teh cina, disembunyikan dalam sepatu tas dan baju barang bawaan penumpang.

Dengan adanya penangkapan narkotika ini, membuktikan bahwa Indonesia berada dalam situasi darurat narkoba. Dan dihimbau kepada seluruh penegak hukum dan masyarakat untuk dapat memberantas peredaran narkotika di dalam negeri