BC TERKINI

Sinergi Pajak dan Bea cukai Permudah Layanan

Sinergi Pajak dan Bea cukai Permudah Layanan

0 komentar 124 dilihat

Dirjen BC, Heru Pambudi menjelaskan tentang Sinergi Pajak dan Bea Cukai terdiri dari pembentukan tim reformasi, perlembangn reformasi Bea Cukai dari tahun 2017-2020. Pemberian kemudahan layananyang diberikan adalah joint endorsement DJP-BC yaitu satu proses untuk dua layanan diharapkan dapat memberikan layanan yg mudah, cepat, sederhanan dan percepatan restitusi, joint assessments DJP-BC diberikan dengan kemudahan konsultasi online melalui aplikasi Go Fast dan disimulasikan langsung oleh Dirjen BC, dan implementasi free trade agreement di Kawasan Bebas dengan penggunaan sertifikat COO untuk meningkatkan investasi dan mendorong arus perdagangan internasional

[Redaksi] Kunjungan Mahasiswa Politeknik Negeri Medan

[Redaksi] Kunjungan Mahasiswa Politeknik Negeri Medan

0 komentar 70 dilihat

[Redaksi] Kunjungan Mahasiswa Politeknik Negeri Medan

[Redaksi] Forum Group Discussion-Peningkatan Sinergi Kehumasan

[Redaksi] Forum Group Discussion-Peningkatan Sinergi Kehumasan

0 komentar 57 dilihat

[Redaksi] Forum Group Discussion-Peningkatan Sinergi Kehumasan

Rapat Anggota Tahunan Kopesat ke-27

Rapat Anggota Tahunan Kopesat ke-27

0 komentar 74 dilihat

Rapat Anggota Tahunan Kopesat ke-27

[Redaksi] Bea Cukai Ketapang Coffee Morning bersama Insan Pers

[Redaksi] Bea Cukai Ketapang Coffee Morning bersama Insan Pers

0 komentar 123 dilihat

Senin, 26 Maret 2018 bertempat di Aula Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Ketapang telah dilaksanakan Coffee Morning bersama Insan Pers yang bertemakan “Mengenal Bea Cukai Ketapang Lebih Dekat”.

Kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah insan pers yang ada di Ketapang ini diawali dengan disampaikannya kata sambutan oleh Kepala KPPBC TMP C Ketapang. Dalam sambutannya, Broto Setia Pribadi, Kepala Kantor Bea Cukai Ketapang, menyampaikan harapannya agar kegiatan Coffee Morning ini menjadi awal dari sinergi yang baik antara kantor bea cukai dengan media-media lokal, khususnya yang ada di  Kabupaten Ketapang. Selain itu menurut Broto, dengan terjalinnya hubungan antara bea cukai dengan insan pers ini bisa membantu penyebarluasan informasi di masyarakat baik itu mengenai tugas dan fungsi bea cukai maupun sosialisasi peraturan-peraturan baru yang berkaitan dengan kepabeanan dan cukai.

Kegiatan Coffee Morning ini dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Shodikin selaku Pelaksana Tugas Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan KPPBC TMP C Ketapang, kemudian diakhiri dengan sesi tanya jawab. Dalam paparannya, Shodikin menjelaskan beberapa poin diantaranya visi dan misi Bea Cukai, tugas dan fungsi Bea Cukai, wilayah kerja dan struktur organisasi Bea Cukai Ketapang, target dan realisasi penerimaan, data hasil penindakan, serta berbagai fasilitas kepabeanan seperti KITE IKM dan Kawasan Berikat.

Coffee Morning yang berakhir menjelang siang hari itu ditutup dengan ramah tamah dan ditutup dengan foto bersama. Diharapkan kedepannya sinergi antara bea cukai dan insan pers ini dapat terjalin dengan baik.

[Redaksi] Bawa Narkoba, Bea Cukai Ngurah Rai Tangkap 5 WNA

[Redaksi] Bawa Narkoba, Bea Cukai Ngurah Rai Tangkap 5 WNA

0 komentar 216 dilihat

Dalam kurun waktu kurang lebih dua pekan pada pertengahan bulan Maret 2018, upaya penyelundupan NPP (Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor) di wilayah DJBC Bali, NTB, dan NTT, khususnya di bandara internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, berhasil ditegah. Terdapat 8 (delapan) upaya penyelundupan barang terlarang tersebut yang digagalkan oleh petugas Bea Cukai Ngurah Rai. Penegahan dilakukan terhadap warga berkewarganegaraan asing dan Indonesia yang kedapatan menyembunyikan beberapa jenis NPP, termasuk kokain dan ganja, dengan tujuan Denpasar, Bali. Penyelundupan dilakukan dengan berbagai modus, yakni dengan menyembunyikannya di dalam selipan kerah baju hingga insert di dalam organ tubuh kemaluan, seperti dubur dan alat kelamin wanita serta penanaman di dalam amplas kaki. 

[Redaksi] Sharing Session Penyidik Pegawai Negeri Sipil PPNS Bea Cukai

[Redaksi] Sharing Session Penyidik Pegawai Negeri Sipil PPNS Bea Cukai

0 komentar 178 dilihat

BALIKPAPAN (27/03), Sharing Session Penyidikan sebagai peningkatkan kemampuan dan profesionalitas Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bea Cukai dalam penanganan perkara dan barang bukti tindak pidana kepabeanan dan cukai, diadakan oleh Kanwil DJBC Kalimantan Bagian Timur dengan tema “Penguatan dan Pengayaan Teknik serta Kemampuan Penyidikan” yang dihadiri oleh Unit Pengawasan di lingkungan Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Timur meliputi KPPBC TMP B Balikpapan, KPPBC TMP B Samarinda, KPPBC TMP B Tarakan, KPPBC TMP C Bontang, KPPBC TMP C Nunukan dan KPPBC TMP C Sangata. 
Kepala Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Timur, Agus Sudarmadi dalam sambutannya menegaskan bahwa proses penyidikan yang modern saat ini telah mengalami perkembangan seiring dengan semakin kompleksnya tindak kejahatan, sehingga dapat melibatkan sumber data dari lintas institusi baik dalam negeri maupun luar negeri, termasuk juga yang berasal dari Direktorat Jenderal Pajak. 
“dalam proses perkembangan criminal justice system di seluruh dunia, sudah mengarah kepada bukan saja proses penelusuran kejahatan tindak pidananya, tapi juga terkait kepada kejahatan di bidang financial dan lain sebagainya” tegas Agus Sudarmadi. 
Sebagaimana diketahui bahwa antara DJBC dan DJP telah banyak melaksanakan joint program yang salah satunya dilaksanakan oleh Kanwil DJBC Kalbagtim dan Kanwil DJP Kaltimtara adalah joint analysis sebagai upaya dalam optimalisasi penerimaan negara. 
Lebih lanjut Agus Sudarmadi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan forum sinergi antara DJBC dan DJP dengan sasarannya adalah menyelaraskan dua sumber utama informasi dalam rangka meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan dalam rangka menumbuhkembangkan industri dan perdagangan di Indonesia. 
Sebagai Narasumber Kepala Kantor Wilayah Pajak Kalimantan Timur dan Utara, Samon Jaya mengingatkan akan pentingnya bersinergi dalam hal pertukaran data dan analisis antara Pajak dan Bea Cukai terutama di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dalam rangka peningkatan kepatuhan wajib pajak dan penegakan hukum. 
Dalam sesi kegiatan selanjutnya yang berlangsung sampai dengan tanggal 28 Maret 2018, menghadirkan Narasumber Kepala Subdirektorat Penyidikan Kantor Pusat DJBC  Setyawan Wibowo, Kejaksaan Negeri Tarakan dan Kanwil DJP Kalimantan Timur dan Utara.

[Redaksi] Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan Narkoba Via Pos

[Redaksi] Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan Narkoba Via Pos

0 komentar 223 dilihat

Upaya penyelundupan 3 (tiga) buah paket berisi sediaan narkotika melalui barang kiriman Pos berhasil digagalkan oleh petugas Bea Cukai Ngurah Rai melalui penindakan yang dilakukan masing-masing pada tanggal 22, 23 dan 26 Maret 2018 di Kantor Pos Renon.  Ketiga paket tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan kasus home industry tembakau gorila di Denpasar yang baru-baru ini berhasil diungkap.

Kawasan Berikat

Kawasan Berikat "Sang Macan yang Tertidur"

0 komentar 238 dilihat

Dalam Acara Silaturahmi Presiden RI dengan Pengguna Fasilitas Kepabeanan dan Peluncuran Perizinan Online, yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan c.q. Bea Cukai, di PT Samick Indonesia, Cileungsi, Jawa Barat, pada Selasa (27/03), Presiden RI Jokowi menyampaikan bahwa kemudahan izin ekspor dan investasi merupakan kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, kemudahan perizinan dalam dua hal ini akan menjadi kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia. Mendukung hal ini, Bea Cukai menciptakan iklim kemudahan berusaha melalui peluncuran Perizinan Online Kawasan Berikat, yang membuat izin Kawasan Berikat yang tadinya dapat diperoleh maksimal 10 hari kerja menjadi hanya 1 jam. Kedepan, kemudahan lainnya yang akan dilakuakn adalah simplifikasi dokumen persyaratan, dan penghapusan 45 izin transaksional di Kawasan Berikat dan digantikan hanya dengan 3 izin yang diajukan secara online, serta percepatan janji layanan dari 5 hari menjadi 1 hari. Kedepannya, juga akan terwujud kemudahan-kemudahan lainnya, seperti simplifikasi dokumen persyaratan dan penghapusan 45 izin transaksional di Kawasan Berikat, digantikan hanya dengan 3 izin yang diajukan secara online, serta percepatan janji layanan dari 5 hari menjadi 1 hari. #beacukaimakinbaik