BC TERKINI

Amanat Direktur Cukai pada Apel Bulan Februari 2018

Amanat Direktur Cukai pada Apel Bulan Februari 2018

0 komentar 153 dilihat

Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai Marisi Zainuddin Sihotang menjadi pembina apel pada apel yang diselenggarakan di Kantor Pusat Bea dan Cukai, 20 Februari 2018.

Apel yang dihadiri oleh seluruh pegawai Kantor Pusat Bea dan Cukai berjalan dengan baik. Pada kesempatan itu Marisi Zainuddin Sihotang menyampaikan mengenai betapa pentingnya pengawasan yang terintegrasi dan sistemik untuk memerangi praktik illegal barang kena cukai atau BKC  pada saat ini. Pengawasan fisik terhadap BKC bukan hanya menjadi tanggung jawab kantor-kantor di daerah yang mengawasi produksi BKC, melainkan juga menjadi tanggung jawab dan kesadaran di daerah pemasaran dalam hal ini seluruh pegawai bea dan cukai. Apabila pengawasan dan pelayanan dapat dilaksanakan dengan padu, maka diyakinkan dapat mampu menekan praktik peredarannya barang illegal yang dapat merugikan negara.

Pemusnahan Terbesar Barang-Barang Hasil Penindakan

Pemusnahan Terbesar Barang-Barang Hasil Penindakan

0 komentar 364 dilihat

Pemerintah berhasil membuktikan kerja nyata dan sinergis dalam melindungi masyarakat dan industri dalam negeri, serta pengamanan penerimaan negara melalui berbagai hasil penindakan terhadap pelanggaran kepabeanan dan cukai melalui program penertiban impor beresiko tinggi atau PIBT dan penertiban cukai beresiko tinggi (PCBT).Pemusnahan Terbesar Barang Tangkapan Sepanjang Sejarah Hasil Sinergi Bea Cukai Dengan Aparat Penegak Hukum Dan Kementerian/Lembaga lainnya terhadap barang-barang illegal yang merugikan negara lebih dari 45 miliar rupiah.Sebanyak 142.519 botol minuman keras, 12.919.499 batang rokok, 1.008.624 keping pita cukai, 720 liter etil alkohol, dan 11.974 kemasan obat-obatan, kosmetik, dan suplemen ilegal dimusnahkan pada hari Kamis, 15 Februari 2018 di Kantor Pusat Bea Cukai. Tidak hanya itu, Menteri Kuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani juga melakukan pemusnahan terhadap ponsel illegal dan miras illegal. Penindakan terhadap barang illegal tersebut diawali dari informasi masyarakat dan hasil analisis intelijen yang mengindikasikan adanya penyelundupan.Sri Mulyani juga menghimbau partisipasi aktif dari masyrakat untuk melindungi negeri ini demi terciptanya perekonomian Indonesia yang bersih adil dan transparan.

Kunjungan Mahasiswa Universitas Islam Balitar

Kunjungan Mahasiswa Universitas Islam Balitar

0 komentar 109 dilihat

Kunjungan dari Universitas Islam Balitar ke Kantor Pusat Bea dan Cukai diselenggarakan di Ruang Entikong pada tanggal 14 Februari 2018.Kunjungan yang diikuti sebanyak 65 mahasiswa tersebut dibuka dengan sambutan sekaligus pengenalan tugas dan fungsi bea cukai oleh Kasubdit Penyuluhan dan Layanan Informasi, Max Rori. Dilanjutkan dengan materi mengenai public relation oleh kasubdit komunikasi dan publikasi, deni surjantoro. Diharapkan kunjungan ini dapat mengedukasi para mahasiswa yang berkunjung ke bea cukai terkait ilmu komunikasi yang dipelajari.

Audiensi Bea Cukai dengan Asosiasi Vape Indonesia

Audiensi Bea Cukai dengan Asosiasi Vape Indonesia

3 komentar 2905 dilihat

Audiensi Asosiasi Vape Indonesia dengan Bea Cukai diselenggarakan di ruang rapat cukai kantor pusat bea cukai pada tanggal 14 Februari 2018. Dalam kesempatan tersebut Asosiasi Vape Indonesia dan Bea Cukai membahas tentang rencana Barang Kena Cukai baru yaitu liquid vape. Acara tersebut juga dhadiri dr Amelya selaku dokter gigi dari yayasan pemerhati kesehatan publik menjelaskan hasil penelitian tentang kandungan dan efek dari penggunaan vape.Diharapkan acara audiensi ini dapat membangun komunikasi antara stakeholder dengan bea cukai untuk dapat memberikan keputusan dengan baik dan bijak. 

[Redaksi] Deklarasi Bersama Membangkitkan Ekspor Menuju Maluku Jaya

[Redaksi] Deklarasi Bersama Membangkitkan Ekspor Menuju Maluku Jaya

0 komentar 135 dilihat

Bea Cukai Maluku Inisiasi Deklarasi Bersama, Komitmen Membangkitkan Ekspor Menuju Maluku JayaSenin 12 Februari 2018 bertempat di kantor gubernur Maluku telah dilaksanakan penandatanganan deklrasi bersama "Membangkitkan Espor Menjuju Maluku Jaya"
Salah satu faktor peningkatan pertumbuhan ekonomi wilayah Maluku adalah peningkatan ekspor, selain investasi. Sumber daya laut dan hasil perikanan merupakan komoditi ekspor yang menjadi andalan wilayah Maluku.Dalam menjalankan peran dan fungsi Bea Cukai sebagai Trade Facilitator dan Industrial Assistance, Bea Cukai Maluku, yang dipimpin oleh Finari Manan selaku Kakanwil dan KPPBC Ambon bersama dengan Pemprov Maluku serta instansi terkait di wilayah Maluku melaksanakan komitmen bersama untuk mendukung kebangkitan ekspor langsung dari wilayah Maluku. Pelaksanaan DEKLARASI BERSAMA disaksikan dan ditandatangani oleh Gubernur Maluku dan Kakanwil Bea Cukai Maluku beserta Kepala KPPBC TMP C Ambon, GM Pelindo IV Cabang Ambon, GM Angkasapura I Bandar Udara Pattimura Ambon, Komandan Lanud Pattimura Ambon, Kepala Balai Karantina Ikan Ambon, Kepala Kantor Stasiun Karantina Pertanian Ambon, Kadisperindag Maluku, Kadis Kelautan dan Perikanan Maluku, Kadis Perhubungan Maluku, dan Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara.Sinergi dan koordinasi tanpa sekat menghasilkan deklarasi bersama untuk menghilangkan hambatan-hambatan dalam pelayanan yang berhubungan dengan kegiatan ekspor yang dilakukan oleh pelaku usaha atau eksportir yang ada di wilayah Maluku.Deklarasi bersama sebagai wujud komitmen untuk membangkitkan ekspor, melalui memberikan pelayanan yang mudah dan cepat dalam pengurusan dokumen serta perijinan, layanan 24 jam sehari dan 7 hari seminggu, bebas pungli, dan terakhir adalah memberikan prioritas dalam pelayanan dan fasilitas.Dengan adanya DEKLARASI BERSAMA akan membangkitkan ekspor bukan hanya sektor laut dan hasil perikanan tetapi sektor lainnya seperti perkebunan dari wilayah Maluku, sehingga akan mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menuju Maluku Jaya.

[Redaksi] Peninjauan Kawasan Pabean Bandara Internasional Ahmad Yani

[Redaksi] Peninjauan Kawasan Pabean Bandara Internasional Ahmad Yani

0 komentar 209 dilihat

Bea Cukai Tanjung Emas Meninjau Pembangunan Kawasan Pabean di Bandar Udara Internasional Ahmad Yani

Selasa (06/02/2018), Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Tjertja Karja Adil, menghadiri Coffee Morning Bersama Komunitas Bandar Udara Internasional Ahmad Yani Semarang di Kawasan Pembangunan  Bandar Udara. Acara ini membahas tentang progres dari pembangunan bandar udara baru yang diperkirakan akan mulai beroperasi pada bulan Mei mendatang.

“Kedepan, dengan adanya sinergi antara Bea Cukai Tanjung Emas dengan Angkasa Pura I akan memudahkan tugas kami dalam pengawasan dan pelayanan. Karena kami mewakili government, border negara paten harus kami jaga,” tutur Tjertja Karja Adil, Kepala Bea Cukai Tanjung Emas.

Kegiatan Bersama Angkasa Pura I ini dihadiri oleh seluruh stakeholder Angkasa Pura dan berfokus pada pemaparan mengenai perkembangan pembangunan serta fasilitas apa saja dari bandar udara. Acara ini diakhiri oleh kunjungan langsung ke proyek pembangunan.

Diharapkan dengan adanya sinergi Bea Cukai Tanjung Emas dan Angkasa Pura ini dapat mewujudkan pelayanan prima kepada penumpang Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang.

Asistensi Pengisian LHKPN

Asistensi Pengisian LHKPN

0 komentar 187 dilihat

Asistensi Pengisian Laporan harta kekayaan penyelenggara negara atau LHKPN elektronik oleh Komisi Pengawasan Korupsi atau KPK diselenggarakan di Lokaniantraka Kantor Pusat Bea Cukai pada tanggal 13 Februari 2018. Kegaiatan ini bertujuan untuk memudahkan pemahaman pengisian LHKPN yang sebelumnya dilaksanakan secara manual . Acara yang dihadiri oleh Direktur Jenderal bea dan cukai, heru pambudi dan para eselon II Bea cukai dijelaskan pengisian LHKPN yang terdiri dari e-registrasi, e-filling, dan e-announce.Pada tahun 2017, 95% pegawai kementerian keuangan telah melaporkan LHKPN, dan sisa 5% terdiri dari pegawai yang telah di non aktifkan, dalam masa Pendidikan, dan sebagainya. Mengingat batas penyampaian LHKPN pada tanggal 31 maret 2018, heru Pambudi menyampaikan pada seluruh jajarannya menyampaikan LHKPN sesegera mungkin.

Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan Narkoba

Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan Narkoba

0 komentar 100 dilihat

Konferensi Pers Gabungan Kementerian Keuangan, Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait Penindakan tiga kasus penyelundupan narkotika di Aceh dan Medan diselenggarakan di Aula Mezzanine Kementerian Keuangan Rabu 7 Februari 2018. Dari ketiga kasus yang telah diungkap pada bulan Januari 2018, petugas gabungan Bea Cukai dan BNN berhasil mengamankan lebih dari 110,84 kg methamphetamine (sabu) dan 18.300 butir ekstasi. Jumlah barang bukti tersebut terbilang fantastis mengingat dari penindakan yang dilakukan oleh petugas gabungan terjadi dalam waktu kurang dari dua minggu.
Menteri Keuangan (Menkeu) mengungkapkan kronologi m ketiga penindakan yang telah dilakukan. Yang berawal dari informasi masyarakat akat dan penyelidikan intelijen bahwa akan adanya penyelundupan narkotika yang dilakukan sindikat narkotika jaringan internasional.
Kepala BNN juga mengatakan  yang berhasil dilakukan Bea Cukai dan BNN merupakan bukti nyata sinergi antar instansi dan komitmen pemerintah untuk memberantas peredaran narkotika dan mengamankan masyarakat dari ancaman barang haram tersebut. 

Kunjungan WCO Experts

Kunjungan WCO Experts

0 komentar 115 dilihat

National Training Course on WCO Strategic Trade Controls Enforcement (STCE) diselenggarakan di Kantor Pusat Bea Cukai pada tanggal 5-8 Februari 2018.

Peserta National Training Course mengikuti berbagai kegiatan yang terdiri dari briefing dan diskusi, serta pelatihan untuk pegawai/pejabat yang terlibat dalam pemeriksaan, pencegahan dan pendeteksian perederan barang barang tertentu. Tak hanya itu, peserta training mengunjungi kanal bea cukai radio untuk mengetahui proses broadcasting radio bea cukai Indonesia yang resmi.

Dalam kunjungannya ke studio kanal bea cukai, Mr Ghulam Ali malik dan Mis Loretta Weiss berkesempatan untuk diwawancarai dengan penyiar kanal bc radio. Tak hanya itu Tarto Sudarsono juga menyampaikan tentang syarat menjadi  peserta national Training Course on WCO.