BC TERKINI

Buka Puasa Bersama Dirjen Bea dan Cukai 1439 H

Buka Puasa Bersama Dirjen Bea dan Cukai 1439 H

3 komentar 187 dilihat

Buka Puasa Bersama Direktur Jenderal Bea Cukai yang berlangsung di Auditorium Merauke, Kantor Pusat Bea Cukai pada tanggal 23 Mei 2018 mengangkat tema “Puasa Indah Berhias Taqwa”.

Kegaitan dimulai dengan pembacaan kalam ilahi, dilanjutkan dengan penampilan Marawis yang sebagian besar anggotanya adalah dharma wanita persatuan Bea Cukai. Kemudian dibuka oleh sambutan Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi. Heru menyampaikan bahwa semangat Ramadhan diharapkan dapat memupuk jiwa dan menjadi bahan ajar untuk usaha perbaikan yang sudah dan akan dilakukan kedepannya.

Dalam acara tersebut masjid bea cukai juga mengumumkan para pemenang lomba online kreativitas islami Ramadhan 1439 H. Sebelum tausiyah penampilan nasyid Sinergi yang menghibur tamu undangan yang hadir. Puncaknya tausiyah oleh Ustad Bendri Jaisyurrahman yang menjelaskan bahwa hakikat seorang muslim berpuasa terdiri dari tiga unsur, yakni yang pertama akal untuk menjaga kualitas dengan cara menambah pengetahuan, kemudian jasad agar menjaga kondisi tetap bugar, dan yang terakhir yaitu ruh asupan jiwa yang dapat diambil dari majelis ilmu. Dan acara ditutup dengan buka puasa bersama.

Paparan Progress Program Reformasi DJBC dari Asosiasi dan Pengusaha

Paparan Progress Program Reformasi DJBC dari Asosiasi dan Pengusaha

2 komentar 242 dilihat

Jakarta – Bea Cukai kembali mengundang sejumlah asosiasi guna memaparkan sejauh mana perkembangan program reformasi yang tengah dijalankan. Dalam kesempatan sarasehan yang diadakan pada hari Senin (21/05), Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi menyampaikan update capaian program reformasi kepada para stakeholders serta juga menerima masukan dari para perwakilan asosiasi terkait penerapan kebijakan yang dibuat oleh Bea Cukai di lapangan. Heru menyampaikan bahwa hal yang ditekankan dalam reformasi kali ini adalah penguatan integritas dan budaya organisasi. Selain itu, beberapa area lain yang juga tengah ditingkatkan kinerjanya adalah fasilitasi industri dan perdagangan, percepatan pelayanan, perlindungan masyarakat, dan optimalisasi penerimaan. Salah satu kegiatan besar yang juga tengah digalakkan Bea Cukai dalam reformasi kali ini adalah Program Penertiban Impor Berisiko Tinggi. “Sejak deklarasi pada 12 Juli 2017, hingga saat ini program PIBT telah meraih beberapa capaian di antaranya peningkatan tax base 57% per impor, peningkatan import tax 41% per impor, peningkatan kapasitas produksi dalam negeri sebagai substitusi impor sekitar 30%, penurunan peredaran rokok ilegal, serta penurunan pasokan barang ilegal juga diharapkan dapat menambah produksi dalam negeri untuk mengisi permintaan pasar,” ujar Heru. Dalam kesempatan sarasehan tersebut, beberapa asosiasi yang diundang di antaranya Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia, Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia, Perkumpulan Pusat Logistik Berikat Indonesia, Asosiasi Pengusaha Eksportir Gaharu Indonesia, Asosiasi Industri Besi dan Baja, Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia, dan Asosiasi Mainan Indonesia Bea Cukai juga menyampaikan pendapat dan aspirasi mereka terkait program reformasi Bea Cukai. Secara keseluruhan asosiasi selaku stakeholders Bea Cukai mengapresiasi reformasi yang tengah dijalankan oleh Bea Cukai. Kebijakan dan program yang telah diluncurkan dianggap telah membantu industri dalam negeri berkembang serta melindungi industri dalam negeri dari gempuran barang-barang impor yang tidak memenuhi ketentuan perpajakan. Bea Cukai juga mendapatkan saran agar terus melakukan koordinasi dengan Kementerian dan Lembaga lain guna menyelaraskan kebijakan yang telah dibuat oleh Bea Cukai.

[Redaksi] Bea Cukai Polri Gagalkan Jaringan Narkotika

[Redaksi] Bea Cukai Polri Gagalkan Jaringan Narkotika

0 komentar 112 dilihat

Bea Cukai Soekarno-Hatta yang bekerja sama dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandara Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan dua upaya penyelundupan narkotika.

Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta pada 17 Mei 2018, Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta, Erwin Situmorang menuturkan kronologi penggagalan penyelundupan narkotika ini. Penindakan pertama, petugas mendapati penumpang tersebut membawa pil yang positif mengandung narkotika jenis ekstasi sejumlah total 1.470 butir yang disembunyikan dengan cara dilekatkan pada tubuhnya diminta untuk membawa barang tersebut ke Indonesia.

petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta juga berhasil mengamankan sebuah paket kiriman berisi methamphetamine atau shabu seberat 1.065 gram di salah satu perusahaan jasa titipan (PJT). Penegahan tersebut diawali dari kecurigaan petugas Bea Cukai ketika melakukan pemindaian x-ray atas sebuah paket kiriman yang berasal dari Lagos, Nigeria.

Dari barang bukti yang berhasil ditegah dalam operasi ini, Bea Cukai Soekarno-Hatta menyelamatkan sebanyak ± 10.000 jiwa generasi penerus bangsa dari penyalahgunaan narkoba.

[Redaksi] Sosialisasi Stop Rokok Ilegal

[Redaksi] Sosialisasi Stop Rokok Ilegal

0 komentar 101 dilihat

Bea Cukai Sintete adakan kegiatan Sosialisasi Stop Rokok Ilegal kepada masyarakat dan para penjual rokok di Kabupaten Sambas, Bengkayang, dan Kota Singkawang pada tanggal 8,9, dan 11 Mei 2018.

Hal ini merupakan salah satu rangkaian program Penerbitan Cukai Berisiko Tinggi yang tengah dijalankan Bea Cukai untuk mengontrol dan memberantas peredaran barang kena cukai ilegal.

Sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi pedagang dan masyarakat umum terkait ciri – ciri rokok ilegal, yaitu rokok tanpa dilekati pita cukai, dilekati pita cukai palsu, dilekati pita cukai bekas, dan rokok yang dilekati pita cukai yang tidak sesuai jenis dan golongannya serta menghimbau untuk melaporkan peredaran rokok ilegal ke Kantor Bea Cukai Sintete atau menghubungi Contact Center Bravo Bea Cukai 1500 225.

Para pedagang dan masyarakat sangat antusias dengan adanya penyuluhan dari Bea dan  Cukai Sintete karena telah mengunjungi dan memberikan sosialisasi ini sehingga dapat membedakan rokok yang legal dan ilegal untuk diperjualbelikan

[Redaksi] Sosialisasi & Pra-Survey AEO

[Redaksi] Sosialisasi & Pra-Survey AEO

0 komentar 153 dilihat

Bea Cukai Semarang adakan sosialisasi Authorized Economic Operatoratau yang lebih dikenal dengan sebutan AEO pada hari Selasa, 15 Mei 2018. Bertempat di Ruang Aula Lantai 4  Bea Cukai Tanjung Emas. Sosialisasi dibuka dengan sambutan Kepala Kantor Bea Cukai Semarang, Iwan Hermawan yang menyampaikan perlunya disampaikan kembali informasi terkait AEO ini berangkat dari komunikasi Bea Cukai Semarang dengan pengusaha Kawasan Berikat dalam rangkaian “Sambung Rasa” bahwa sebagian besar Kawasan Berikat di bawah Pengawasan Bea Cukai Semarang belum mendapatkan gambaran secara utuh tentang keuntungan dari fasilitas AEO.

[Redaksi] Sosialisasi Pita Cukai Palsu dan Rokok Polos

[Redaksi] Sosialisasi Pita Cukai Palsu dan Rokok Polos

0 komentar 141 dilihat

Blora, Senin 14 Mei 2018, dalam rangka menekan peredaran rokok illegal di kabupaten Blora, Satpol PP Kabupaten Blora bekerja sama dengan Bea Cukai Kudus sebagai narasumber mengadakan Sosialisasi ketentuan dibidang cukai dan rokok ilegal. Sosialisasi yang dilaksanakan selama satu minggu ini diadakan di lima kecamatan, yaitu di kecamatan Blora, Japah, Randublatung, Bogorejo, dan Todanan. Peserta sosialisasi merupakan pedagang rokok, aparat pemerintah di kecamatan dan kelurahan. Materi sosialisasi diberikan oleh dwi prasetyo rini, kepala seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi dan Andung Heriawan, Plt Kasubsi Layanan Informasi Bea Cukai Kudus. Diharapkan kerjasama terus berlanjut sehingga sosialisasi dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Blora. Menurut Suripto, Kepala Bidang Penegakan Perda Kabupaten Blora, sosialisasi merupakan pemanfaatan dana bagi hasil cukai hasil tembakau. Dengan diadakannya sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat bagaimana cara mengenali dan membedakan rokok legal dan illegal. Selain itu diharapkan aparat kelurahan  dapat ikut serta dalam mensosialisasikan dan menghimbau warganya agar membantu memberantas peredaran rokok illegal.

[Redaksi] Car Free Day Bea Cukai Kediri

[Redaksi] Car Free Day Bea Cukai Kediri

0 komentar 134 dilihat

Minggu 13 Mei 2018 Bea Cukai Kediri memeriahkan kegiatan car free day di Kawasan Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri. Kegiatan ini diselenggarakan agar Instansi Bea Cukai Kediri dapat lebih dekat dan makin dikenal oleh masyarakat. Selain itu kegiatan ini juga untuk mengkampanyekan “Stop Rokok Ilegal” dan “Pahami Ketentuan Impor Barang Kiriman”.

Kegiatan ini dimulai dengan senam aerobik bersama yang diikuti oleh kurang lebih lima ratus orang masyarakat yang hadir di Kawasan Simpang Lima Gumul. Lalu dimeriahkan dengan tari barong Kediri yang merupakan tarian khas dari Kediri dan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk dapat menyaksikan serta berfoto dengan barongan tersebut. Hiburan musik dangdut pun semakin menambah ramai suasana kagiatan Car Free Day Kemarin.

Di sela-sela acara Bea Cukai Kediri juga membagikan pengetahuan tentang Bea Cukai kepada masyarakat. Adiek Marga Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Menyampaikan tugas dan fungsi Bea Cukai secara umum, serta menjelaskan tentang profil Kantor Bea Cukai Kediri. Lalu pengetahuan tentang ketentuan impor barang kiriman dan barang bawaan serta tentang cukai juga disampaikan kepada masyarakat oleh Hendratno Kasubsi Layanan Informasi. Masyarakat terlihat antusias menerima pengetahuan tentang Bea Cukai dilihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan kepada narasumber.

Disediakan juga booth foto untuk masyarakat dapat berfoto dan mengabadikan momen keseruan kegiatan ini serta pegawai Bea Cukai yang mengenakan pakaian dinas pun jadi daya tarik masyarakat untuk diajak berfoto. Kegiatan ini diakhiri dengan pembagian hadiah-hadiah yang telah disediakan dan semoga dapat bermanfaat juga untuk yang mendapatkannya. Diharapkan dengan semakin seringnya Bea Cukai Kediri turun langsung bertemu dengan masyarakat, kepercayaan dan pengetahuan masyarakat kepada Instansi Bea Cukai makin baik

[Redaksi] Ekspor Perdana Fasilitas KITE-IKM PT. Genta Trikarya

[Redaksi] Ekspor Perdana Fasilitas KITE-IKM PT. Genta Trikarya

1 komentar 172 dilihat

Fasilitas KITE IKM ini secara umum memudahkan pelaksanaan impor, dengan fasilitas KITE-IKM, perusahaan kami paling tidak dapat menghemat 17,5 persen pajak. Dari penghematan ketika kami ingin meningkatkan jumlah produksi kami dapat merekrut pegawai baru yang gajinya diberikan dari penghematan tersebut. Kami mengajak para pengusaha lainnya untuk dapat memanfaatkan fasilitas ini dan saya rasakan, saat ini segala persyaratannya jauh lebih mudah dan kami mengucapkan terima kasih kepada Kantor Bea Cukai Bandung”, ujar Agung Nasution - Direktur Utama PT Genta Trikarya.Hari ini, 11 Mei 2018, dilangsungkan peluncuran ekspor perdana PT Genta Trikarya. Perusahaan penerima fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor Industri Kecil dan Menengah (KITE-IKM). PT Genta Trikarya merupakan perusahaan pertama yang menerima fasilitas KITE-IKM untuk wilayah Bea Cukai Bandung. Dalam sambutan Kepala Kantor Bea Cukai Bandung Onny Yuar Hanantyoko menerangkan bahwa fasilitas KITE-IKM ini merupakan paket kebijakan jilid ke II Presiden Republik Indonesia.Tujuan utama dari fasilitas KITE-IKM ini adalah untuk meningkatkan ekspor dari kalangan usaha kecil dan menengah, karena dengan fasilitas ini untuk mendapatkan bahan baku menjadi lebih murah atau bahkan tidak mengeluarkan biaya sama sekali. Selain itu dengan fasilitas KITE IKM adalah Asas Kepabeanan menjadi lebih mudah, pembebasan Bea Masuk diberikan kepada bahan baku yang hasil produksinya ditujukan untuk diekspor

[Redaksi] Dialog Interaktif dengan Pengusaha EA & MMEA

[Redaksi] Dialog Interaktif dengan Pengusaha EA & MMEA

0 komentar 107 dilihat

Kantor Bea dan Cukai Sidoarjo mengundang ratusan pengusaha Barang Kena Cukai Etil Alkohol (EA) dan Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) dalam Dialog Interaktif dan refreshment peraturan terkait kewajiban yang harus dilaksanakan pengusaha EA dan MMEA di aula Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur I Senin, 14 Mei 2018Dalam sambutannya Kepala Kantor Bea Cukai Sidoarjo , Nur Rusydi, menyampaikan dan mengajak para pengusaha untuk menjaga situasi agar kondusif untuk kelangsungan usaha dan ikut serta dalam mencegah peredaran MMEA ilegal. Selanjutnya dialog interaktif dipandu oleh kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Niken dengan narasumber Tim Cukai Sidoarjo yang menyampaikan materi tentang kewajiban pengusaha untuk melakukan pencatatan dan pembukuan, yang sewaktu waktu  akan diperiksa oleh bea dan Cukai.Banyak pertanyaan terlontar dari peserta undangan dan juga disampaikan masukan-masukan dari para pengusaha untuk perbaikan sistem dan pelayanan yang diberikan oleh Bea Cukai agar semakin baik.