BC TERKINI

Pelepasan Patroli Laut Jaring Wallacea 2018 Pasca Bencana Gempa dan Tsunami

Pelepasan Patroli Laut Jaring Wallacea 2018 Pasca Bencana Gempa dan Tsunami

0 komentar 260 dilihat

Pagi ini, Rabu 10 Oktober 2018, kurang dari dua minggu pasca bencana gempa dan taunami yang menimpa Palu dan Donggala, telah dilaksanakan apel pemberangkatan kapal patroli untuk operasi laut pertama dalam rangka operasi patroli laut Jaring Wallacea. 
Hal ini sebagai tanda bahwa Bea Cukai sudah bangkit dan kembali melaksanakn tugas utama kami yaitu menjaga perbatasan dan rakyat Indonesia dari masuk dan beredarnya barang ilegal dan berbahaya.
Semoga semangat bangkit kami juga dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia bahwa kita semua mampu menjaga dan membangun kembali asa setelah terjadinya bencana. #PaluBangkit #BeaCukaiMakinBaik

Pasca Bencana Gempa & Tsunami

Pasca Bencana Gempa & Tsunami

0 komentar 125 dilihat

Dengan mengesampikan duka terhadap bencana gempa dan tsunami yg melanda palu dan donggala, bea cukai pantoloan berusaha bangkit dengan mengerahkan semua personil pangkalan sarana oprasi pantoloan dan jg para relawan yg berasal dr perwakilan pegawai se indonesia.
Dimulai dengan apel pagi, kepala kantor wilayah aceh yg termasuk dalam relawan di dampingi oleh kepala pangkalan sarana oprasi terus memberikan motivasi kepada para pegawai untuk tidak menurunkan semangat membela negeri.
Proses pemulihan ini dilakukan mulai pagi hingga sore hari. Dimulai dengan mengumpulkan reruntuhan, hingga menata ulang beberapa bangunan yg masih dapat diselamatkan.
Disela proses pemulihan ini bea cukai jg ikut memberikan dukungan moril kepada beberapa unit eselon satu dilingkungan kementerian keuangan antara lain Ditjen Perben, KPPN, Ditjen Pajak dan KPKL. Beberapa diantaranya mengalami kerusakan bangunan yg ckup parah tetapi hal ini tidak menghentikan proses pelayanan kepada masyarakat. Tenda2 darurat pun diperdayakan guna menunjak aktifitas pelayanan.

[Redaksi] Ekspor Perdana E Liquid Vape di Sidoarjo

[Redaksi] Ekspor Perdana E Liquid Vape di Sidoarjo

0 komentar 69 dilihat

Sidoarjo, Hari ini Jum’at 5 Oktober 2018 merupakan moment penting karena terlaksananya ekspor perdana Barang Kena Cukai berupa E Liquid vape. Regulasi pengenaan cukai terhadap E Liquid Vape yang mulai diberlakukan penuh mulai Oktober 2018 ternyata dapat memberikan dampak positif terhadap industri serta perdagangan selain berdampak pada penerimaan negara di sektor cukai. Produk E Liquid Vape yang diproduksi oleh  PT. Screaming Eliquid Industri di Sidoarjo ternyata sudah dapat menembus pasar luar negeri (ekspor) dengan melakukan ekspor perdana untuk tahap awal sekitar 2.000 botol E Liquid yang dikemas dalam kemasan 40 ml/botol dengan tujuan ekspor ke negara Malaysia. Diharapkan dengan ekspor perdana ini akan dapat memicu kegiatan ekspor selanjutnya dan dapat memperluas pangsa pasar di luar negeri sehingga akan berdampak positif terhadap devisa negara dan perekonomian nasional.

Pelaksanaan ekspor perdana Produk E Liquid Vape ini, disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur I dengan didampingi Kepala Kantor BC Sidoarjo dan para pejabat terkait lainnya.

Selain memproduksi produk untuk diekspor, PT. Screaming Eliquid Industri di Sidoarjo juga memproduksi E Liquid Vape yang dipasarkan di dalam negeri. “PT. Screaming Eliquid Industri ini telah mendapatkan NPPBKC (Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai) dari Kantor BC Sidoarjo dan telah memasarkan produknya di dalam negeri yang telah dilekati pita cukai dengan menyumbang penerimaan cukai sekitar Rp. 1 Milyar.

Bea Cukai Peduli Palu dan Donggala

Bea Cukai Peduli Palu dan Donggala

1 komentar 218 dilihat

Pasca bencana gempa dan tsunami yg menimpa Palu dan Donggala, Bea Cukai sebagai salah satu instasi yang langsung terkena dampak bencana, dimana dikota tersebut terdapat kantor Pangkalan Sarana Oprasi (PSO) Pantoloan.
Sebagai bentuk kemanusiaan, Bea dan Cukai mengirimkan relawan sebanyak 43 orang yang diharapkan dapat membantu korban bencana gempa & tsunami, relawan tersebut berasal dari beberapa perwakilan kantor Bea Cukai se Indonesia. Selain membatu para korban, relawan tersebut juga membawa bantuan logistik yang berasal dari donasi masyarakat.
Dalam acara pembukaan di PSO Pantoloan 8 Oktober 2018 Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Agus Yulianto yang menjadi ketua tim relawan mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk pemulihan pasca bencana dan diharapkan dengan bergabungnya beberapa relawan ini dapat membantu para korban dalam menanggulangi bencana  sehingga tidak menghambat proses pelayanan dan tidak mengalami kendala.

Testimoni Darwis Triadi untuk Bea Cukai

Testimoni Darwis Triadi untuk Bea Cukai

0 komentar 111 dilihat

Testimoni Darwis Triadi untuk Bea Cukai

Peringatan Hari Bea Cukai ke 72

Peringatan Hari Bea Cukai ke 72

0 komentar 163 dilihat

Apel Peringatan hari Bea Cukai ke-72 dipimpin langsung oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani di Kantor Pusat Bea dan Cukai 4 Oktober 2018. Peringatan tahun ini, perhatian utama Bea Cukai masih terkait dengan penanganan korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Bea Cukai mengirimkan tim relawan untuk dapat membantu secara langsung korban bencana.
Pada apel tersebut juga diberikan penghargaan kepada para pegawai dan pengguna jasa yang mempu memberikan dedikasi terbaik untuk instansi Bea Cukai dan Negara Indonesia. 
Dalam amanatnya Sri Mulyani menyampaikan bahwa Bea Cukai menunjukkan kinerja baik dalam hal pelayanan, penerimaan, fasilitas, dan pengawasan. Bea Cukai tidak hanya menjadi agen fiscal, namun menjadi agen perkonomian yang mampu mendukung pertumbuhan dengan berbagai upaya yang telah dilakukan. 
Memasuki usia yang ke-72 Bea Cukai siap untuk lepas landas menuju sasaran yang telah ditentukan dengan kerja cerdas dan berintegritas. Bea Cukai siap memberikan performa yang terbaik.

[Redaksi] Vape Fair 2018

[Redaksi] Vape Fair 2018

0 komentar 56 dilihat


Pemerintah melalui Bea Cukai telah memberlakukan penetapan tarif cukai untuk vape sebesar 57%. Melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK 146/PMK.04/2017, cukai terhadap vape mulai diberlakukan tanggal 1 Juli 2018. Namun dalam pelaksanannya, Bea Cukai memberikan relaksasi hingga 1 Oktober 2018 kepada para pengusaha di bidang vape.

Mensosialisasikan hal tersebut, Bea Cukai Jakarta bersinergi dengan Direktorat Teknis dan fasilitas cukai dan APVI (Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia) membuka stand “Bea dan Cukai” pada acara Vape Fair 2018 yang berlokasi di JIEXPO Kemayoran, 8-9 September 2018.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Seksi Tarif Cukai dan Harga Dasar II, Bapak Muklis Atmawira menyampaikan “Vape dikenakan karena mengandung nikotin yang merupakan salah satu hasil olahan dari tembakau, sesuai ketentuan Undang-undang Cukai, terhadap produk turunan dari tembakau juga dikenakan cukai termasuk vape.”

Pada Vape Fair 2018, selain terdapat stand bea cukai untuk melayani pengunjung yang ingin berkonsultasi terkait ketentuan produk HPTL, perizinan NPPBKC, serta proses bisnis pelekatan pita cukai. terkait juga diselenggarakan acara talkshow bersama Bea Cukai yang juga sebagai ajang tanya  jawab para vaporizer kepada Bea Cukai.

Ketua Asosiasi Personal Vaporizer (APVI), Bapak Aryo Adrianto menyampaikan , “Kita sangat berterimakasih kepada pemerintah, khususnya Bea Cukai, peraturan pemerintah yang sekarang ini menjadi awal industri kami berusaha dengan legal, semuanya harus membeli liquid yang sudah berpita cukai untuk mendukung pemerintah dan juga industri kita”.

Diharapkan pada 1 Oktober 2018 semua cairan vape yang beredar dipasaran sudah dilekati dengan pita cukai  sebagai tanda telah dilunasi pungutan cukainya agar tidak terkena sanksi pidana.



  


[Redaksi] Sosialisasi Ketentuan Cukai

[Redaksi] Sosialisasi Ketentuan Cukai

0 komentar 55 dilihat

Bersinergi dengan pemerintah daerah Kabupaten Kotawaringin Barat, Bea Cukai Pangkalan Bun selenggarakan Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai dengan Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kotawaringin Barat ini diselenggarakan pada 4 kecamatan berbeda yang ada di kabupaten kotawaringin Barat yaitu kecamatan Arut Selatan, Kumai, Pangkalan lada, dan Pangkalan Banteng pada minggu ke-2 dan ke-3 bulan September 2018.

Materi sosialisasi dibuka dengan Pengenalan Cukai Secara Umum  oleh bea cukai pangkalan bun dimana didalamnya dijelaskan apa itu cukai, barang apa saja yang dikenakan cukai termasuk sosialisasi Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya , bagaimana perlakuan terhadap barang-barang yang dikenakan cukai, dan kontribusi cukai bagi penerimaan negara.

Sosialisasi ini sebagai wujud menegakan peraturan dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membangun Kabupaten Kotawaringin Barat yang bersih dari peredaran BKC ilegal.

Dari Kotwaringin Barat, Kanal BC TV mengabarkan



[Redaksi] Sinergi Bea Cukai & Pengguna Jasa

[Redaksi] Sinergi Bea Cukai & Pengguna Jasa

0 komentar 40 dilihat

   Bea Cukai Pangkalan Bun melakukan kunjungan kegiatan operasional di kawasan berikat pertama di Kotawaringin Barat, yaitu PT. Citra Borneo Utama (PT. CBU) di daerah Pelabuhan Tempenek, Kumai Hulu, Kotawaringin Barat pada tanggal 20 September 2018. 

Dalam kesempatan ini Kepala KPPBC TMP C Pangkalan Bun, Nurtanti Widyasari beserta jajarannya mengawali kegiatan dengan menerangkan struktur ekonomi Kabupaten Kotawaringin Barat. Subsektor Tanaman Perkebunan (terutama kelapa sawit) yang merupakan komponen dari Sektor Pertanian menjadi salah satu penyumbang kontribusi paling besar di Kab. Kotawaringin Barat, yang artinya apabila mengalami gangguan maka berpengaruh signifikan terhadap perekonomian masyarakat. Bea Cukai sebagai Trade Facilitator  melakukan monitoring dan evaluasi pendampingan ini dengan tujuan mendorong peningkatan ekspor PT. CBU dengan fasilitas kepabeanan yang diberikan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan segala peraturan dan ketentuan yang ada dapat terlaksana dengan baik melalui koordinasi dan kerjasama yang terjalin apik antara Bea Cukai Pangkalan Bun dan PT.CBU serta peningkatkan ekspor yang tinggi dan berkesinambungan dapat terwujud.

Dari Kotawaringin Barat, Kanal BC TV mengabarkan.