BC TERKINI

Workshop Penulisan dan Fotografi

Workshop Penulisan dan Fotografi

0 komentar 84 dilihat

Jakarta 24 Oktober 2017 diadakan workshop penulisan dan fotografi di kantor pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Acara yg dibuka oleh Kasubdit Komunikasi dan Publikasi, Deni Surjantoro ini berlangsung selama 2 hari dari tanggal 24 – 25 Oktober 2017 dan dihadiri oleh peserta yang berasal dari beberapa kantor bea dan cukai di Indonesia. Dalam workshop kali ini para peserta mendapatkan materi tentang cara penulisan berita dan ilmu tentang foto jurnalistik dari narasumber eksternal  dan beberapa pegawai dan pejabat  di lingkungan Subdit Komunikasi dan Publikasi. Melalui acara workshop kali ini diharapkan dapat menambah wawasan peserta tentang bagaimana cara menulis berita dan foto jurnalistik yang baik serta dapat mempublikasikan kepada masyarakat tentang tugas dan fungsi  DJBC secara profesional dan menyeluruh.

Seminar Hari Oeang

Seminar Hari Oeang "Sinergi Reformasi Bidang Perpajakan & Bea Cukai"

0 komentar 55 dilihat

Seminar Hari Oeang "Sinergi Reformasi Bidang Perpajakan & Bea Cukai"

Celuk Jewellery Festival 2017

Celuk Jewellery Festival 2017

0 komentar 51 dilihat

Gianyar (13/10/2017) – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah menggelar acara Celuk Jewellery Festival 2017 yang berlangsung pada 13 - 15 Oktober 2017. Bertempat di Wantilan Pura Dalem Desa Celuk, Kabupaten Gianyar, Bali, event ini diharapkan dapat mengangkat kembali karya-karya terbaik seniman dan pengrajin perhiasan emas dan perak yang ada di Desa Celuk. Dalam acara yang digagas untuk mengembalikan geliat ekspor di desa Celuk, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai turut ambil bagian dengan memberikan fasilitas dan menyerahkan sertifikat Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) untuk Industri Kecil dan Menengah (IKM) kepada para pelaku usaha IKM di Bali. Didampingi oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi menyerahkan sertifikat KITE IKM kepada tujuh industri menengah yang ada di Bali, yaitu PT. Angel Fashion Studio, CV Yogi and Boo, PT Akar Wangi, PT Supa Dupa spa, UD Romo, Bali Sun Sri, dan Patran’s Collection. Dirjen BC Heru Pambudi menyatakan bahwa sebagai salah satu fasilitas kepabeanan yang diberikan Bea Cukai kepada pelaku usaha, KITE IKM diharapkan dapat menjawab tantangan ekspor secara global.

Workshop Knowledge Sharing Oxford Programme on Negotiation dan Leadership in Action

Workshop Knowledge Sharing Oxford Programme on Negotiation dan Leadership in Action

0 komentar 49 dilihat

Workshop Knowledge Sharing Oxford Programme on Negotiation dan Leadership in Action

Press Konferensi Pengungkapan Jaringan Sindikat Peredaran Gelap Narkotika

Press Konferensi Pengungkapan Jaringan Sindikat Peredaran Gelap Narkotika

0 komentar 87 dilihat

SELUNDUPKAN 30 KILOGRAM SABU LEWAT PERAIRAN ACEH, EMPAT AWAK KAPAL DITANGKAP PETUGAS BEA CUKAI DAN BARESKRIM POLRI


Jakarta (16/10/2017) – Wilayah Aceh merupakan salah satu daerah rawan yang kerap digunakan para oknum untuk menyelundupkan barang-barang larangan dan pembatasan ke wilayah Indonesia, salah satunya narkotika. Tingkat kerawanan yang cukup tinggi, mengingat lokasinya yang berada di salah Selat Malaka yang merupakan salah satu jalur perdagangan paling strategis, membuat pengawasan para penegak hukum di wilayah tersebut terus dilakukan.

Seiring dengan peningkatan pengawasan yang terus dilakukan, sinergi antar penegak hukum juga terus dikedepankan untuk menciptakan pengawasan yang efektif di wilayah Aceh. Kali ini Bea Cukai dan Direktorat IV Bareskrim Kepolisian Republik Indonesia berhasil melakukan penindakan terhadap Kapal Motor Dua Saudara yang membawa narkotika jenis methamphetamine sejumlah 30 paket dengan berat 30 Kilogram yang disembunyikan dalam 2 buah tas dan 1 bungkus plastik di wilayah Perairan Aceh.

Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Kepabeanan dan Cukai, Nugroho Wahyu Widodo mengungkapkan bahwa penindakan diawali saat Subdirektorat Narkotika Bea Cukai mendapatkan informasi dari Direktorat IV Bareskrim Polri terkait adanya penyelundupan narkotika di wilayah Aceh. “Bareskrim Polri menginformasikan bahwa akan ada pengiriman narkotika dengan menggunakan kapal nelayan tujuan Idirayeuk, Aceh. Berdasarkan informasi tersebut, Subdirektorat Narkotika berkoordinasi dengan Direktorat IV Bareskrim Polri, Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Kantor Wilayah Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau dan Pangkalan Sarana Operasi (PSO) Bea Cukai Tanjung Balai Karimun untuk melakukan operasi bersama di Perairan Aceh,” ungkap Nugroho.

Pada hari Kamis (12/10) sekitar pukul 00.22 WIB petugas menemukan sebuah kapal kayu yang disinyalir merupakan target operasi berdasarkan informasi awal. Petugas kemudian berupaya untuk menghentikan kapal tersebut di sekitar perairan Peureulak, Aceh. “Kapal BC 30001 berhasil melakukan pengejaran terhadap kapal KM Dua Saudara. Kemudian petugas melakukan pemeriksaan mendalam terhadap seluruh bagian kapal. Hasilnya ditemukan 2 buah tas dan 1 bungkus plastik di bagian palka kapal yang berisi kristal putih. Petugas kemudian melakukan tes dengan alat identifikasi nar kotika, dan hasilnya menunjukkan bahwa kristal putih tersebut merupakan sabu seberat kurang lebih 30 Kilogram,” ujar Nugroho.

Selanjutnya barang bukti dan keempat tersangka yang merupakan awak kapal berinisial B, S, E, dan MS telah diserahterimakan kepada Direktorat IV Bareskrim Polri untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Penggagalan penyelundupan ini menambah daftar panjang penindakan narkotika, khususnya oleh Bea Cukai. Sepanjang tahun 2016, Bea Cukai telah berhasil melakukan penindakan terhadap 288 kasus dengan total berat barang bukti mencapai 2,49 Ton. Sementara hingga 16 Oktober 2017, Bea Cukai telah berhasil melakukan penindakan terhadap 207 kasus dengan total berat barang bukti mencapai 1,71 Ton. Dari 207 kasus yang berhasil diungkap, 80 di antaranya berasal dari Malaysia dan sabu masih mendominasi jenis narkotika yang kerap diselundupkan ke wilayah Indonesia.

Nugroho menambahkan bahwa penindakan ini merupakan bukti komitmen pemerintah dalam memerangi peredaran narkotika di Indonesia. Dirinya juga berharap dari penindakan yang dilakukan ini dapat menjadi motor penggerak kewaspadaan semua pihak dapat membendung peredaran narkoba.

Indonesia Transport, Logistics, & Maritime Week 2017

Indonesia Transport, Logistics, & Maritime Week 2017

0 komentar 87 dilihat

Jakarta (11/10/2017) – 
Dalam rangka mendukung kemajuan infrastruktur, transportasi, dan logistik untuk mendorong tranformasi Indonesia dari negara pengguna menjadi negara penghasil, dan menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, Kementerian Keuangan melalui Bea Cukai bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Reed Panorama Exhibitions, dan 8 Kementerian Republik Indonesia lainnya, serta asosiasi terkait, menyelenggarakan pameran dan konferensi untuk industri transportasi, logistik, dan maritim di Indonesia, yang bertajuk Indonesia Transport, Logistics, and Maritime Week (ITLMW) 2017

Acara yang berlangsung pada tanggal 10 hingga 12 Oktober 2017 di JIEXPO Kemayoran ini, secara resmi dibuka oleh Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, Selasa (10/10). Melalui forum ini para pelaku usaha dapat berdiskusi, berbagi pengetahuan mengenai isu-isu di industri, dan juga penerapan dan pengembangan industri dan profesi di bidang transportasi, logistik, serta maritim, baik di Indonesia maupun kancah internasional

Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai, Robi Toni mengungkapkan bahwa Bea Cukai tidak hanya bertugas melakukan pengawasan terhadap barang impor dan ekspor, namun ada fungsi lain yaitu industrial assistance dan trade facilitator yang sebenarnya telah banyak berperan dalam mendukung kemajuan industri dalam negeri di Indonesia, namun belum banyak diketahui masyarakat. Untuk itu, event ini digunakan sebagai wadah untuk memperluas penyebaran informasi dan transfer of knowledge, secara umum tentang peran Bea Cukai sebagai trade facilitator dan industrial assistant bagi industri nasional, serta secara khusus tentang fasilitas-fasilitas yang dimiliki Bea Cukai, seperti Gudang Berikat, Pusat Logistik Berikat, Authorized Economic Operator, Mitra Utama, dan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor untuk Industri Kecil dan Menengah (KITE IKM)

Dalam acara ini juga dilakukan penyerahan sertifikat AEO (Authorized Economic Operator) oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi kepada para perusahaan yang telah memenuhi standar AEO.

Lokakarya Komunikasi

Lokakarya Komunikasi

0 komentar 138 dilihat

Lokakarya Komunikasi

X-ray Training with Australian Border Force

X-ray Training with Australian Border Force

0 komentar 54 dilihat

X-ray Training with Australian Border Force

Peringatan HUT Direktorat Jenderal Bea & Cukai ke-71

Peringatan HUT Direktorat Jenderal Bea & Cukai ke-71

0 komentar 79 dilihat

Jakarta (03/10) – Hari ini secara serentak Bea Cukai di seluruh Indonesia memperingati hari lahir ke-71. Mengusung tema “Kerja Giat, Untuk Kesejahteraan Rakyat”, hal ini sejalan dengan semangat reformasi yang tengah dicanangkan Bea Cukai. Hal tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan serta mempertahankan kepercayaan masyarakat kepada Bea Cukai. Dalam upacara di Kantor Pusat Bea Cukai dan langsung dipimpin oleh Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi, disampaikan bahwa sejarah panjang berdirinya Bea Cukai telah berlangsung sejak masa kemerdekaan di tahun 1946. “Semangat perjuangan untuk terus berubah menjadi lebih baik harus terus dipertahankan,” ungkap Heru. Heru mengungkapkan bahwa berbagai program dalam mendukung program reformasi juga telah diluncurkan, “seperti program Penertiban Impor Berisiko Tinggi yang telah digagas Kementerian Keuangan melalui Bea Cukai pada 12 Juli 2017. Ini merupakan langkah bersama dan bukti nyata kerja giat guna meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Heru. “Peran Bea Cukai dari hari ke hari semakin penting dalam mengoptimalkan penerimaan negara. Kontribusi penerimaan perpajakan dalam APBN mencapai 82,6% di mana Bea Cukai menyumbang 27?ri total penerimaan perpajakan. Dengan mengusung tema kali ini mari kita pertahankan dedikasi dan loyalitas kepada negeri ini. mari kita bulatkan tekad untuk terus berbakti pada nusa dan bangsa, dengan bekerja dengan giat dan sepenuh hati, serta segenap daya dan upaya untuk dapat menciptakan kesejahteraan rakyat,” tutup Heru.