BC TERKINI

Komitmen Dalam Pelayanan, Bea Cukai adakan Cofee Morning

Komitmen Dalam Pelayanan, Bea Cukai adakan Cofee Morning

2 komentar 23 dilihat

Perkembangan teknologi saat ini telah mengubah proses bisnis di dunia. hal ini dibuktikan dengan penemuan barang/alat baru yang memiliki fungsi beragam dan memiliki fitur multifungsi. Hal ini tentunya berdampak dalam proses bisnis terutama dalam proses pengklasifikasian barang.
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sebagai trade facilitator berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang baik dan transparan oleh karena itu Rabu (27/02/2019) DJBC mengadakan Coffee Morning penanganan keberatan yang adil dan objektif yang diselenggarakan pada aula sabang kantor pusat DJBC.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi menyampaikan dibutuhkan suatu forum antara pengguna jasa dan petugas DJBC agar dapat saling memahami pikiran masing masing sehingga tidak terjadi kesalahan dalam proses pengajuan dokumen barang terutama pembetulan nota (penul).
Heru juga menyampaikan forum ini dibutuhkan untuk menyamakan presepsi dalam penanganan keberatan pengguna jasa terhadap putusan pejabat DJBC sehingga menjadikan proses bisnis yang adil dan objektif.
Disamping itu Heru juga menyampaikan agar kedepannya tidak terjadi kesalahan berulang yang selama ini terjadi dalam proses pemasukan barang (temuan berulang) sehingga tidak terjadi tambahan ongkos dalam proses pengajuan keberatan dan banding.
“Forum ini penting untuk dilakukan secara reguler terutama kepada pengguna jasa dan pengaju keberatan. Dari pada berperkara lebih baik bersepakat.” Ujar Heru.

Koordinasi Wonderful Indonesia Motorbike Touring Lintas Negara ASEAN

Koordinasi Wonderful Indonesia Motorbike Touring Lintas Negara ASEAN

1 komentar 34 dilihat

Dubes Indonesia untuk Laos Pratito Soeharyo
Melakukan kunjungan koordinasi penyelanggaraan Wonderful Indonesia Motorbikes Touring Lintas Negara ASEAN ke kantor pusat Bea dan Cukai pada tanggal 25 Februari 2019, 

Direktur jenderal bea dan cukai Heru Pambudi membahas mengenai rencana koordinasi acara tersebut, karena akan menjadi wadah mempromosikan Indonesia ke negara ASEAN lainnya melalui motorbikes touring.

Heru pambudi juga mengungkapkan akan membahas rencana penyelanggaraan motorbikes touring ini lebih lanjut di pertemuan Para director general of customs dari beberapa negara asean yang akan diselenggarakan di Laos bulan Juni 2019 mendatang.

ASEAN – Australia Air Cargo Supply Chain Risk Assessment Workshop

ASEAN – Australia Air Cargo Supply Chain Risk Assessment Workshop

1 komentar 58 dilihat

Australian Border Force bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menjadi co-host ASEAN – Australia Air Cargo Supply Chain Risk Assessment Workshop pada tanggal 12-14 Februari 2019 di Bali. Ini merupakan bagian dari ASEAN-Australia Customs Programme of Work 2018-19 sebagaimana telah disetujui dalam the 2nd Meeting of ASEAN Directors-General of Customs  Australia Consultation di Langkawi tahun lalu.
Workshop yang dibuka bersama oleh Untung Basuki, Kepala Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB dan NTT serta Commander Chris Waters, Regional Commander South East Asia bertujuan untuk memahami manajemen risiko terhadap air cargo, memperkuat pengawasan atas kargo berisiko tinggi, termasuk presentasi dari perwakilan industri terkait. Sehingga anggota dari ASEAN Member States (AMS) dan perwakilan ASEAN Secretariat diharapkan dapat berkontribusi melalui peran aktif dalam diskusi dan menyampaikan presentasi terkait pengalaman organisasinya dalam menangani manajemen risiko kargo udara.
Pada sesi akhir acara, dilaksanakan juga kegiatan terkait air cargo environtment, air cargo best practices dan hambatan yang ditemui oleh bea cukai, IONICS training dari International Narcotics Control Board, serta site visit proses bisnis air cargo di Ngurah Rai Airport.

Rakor Audit - Bea Cukai Siap Sambut Era Industri 4.0

Rakor Audit - Bea Cukai Siap Sambut Era Industri 4.0

0 komentar 95 dilihat

Revolusi 4.0 dalam dunia industri telah mengubah cara pandang instansi pemerintah. Tidak terkecuali Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang terus berupaya menjawab tantangan revolusi industri dengan melakukan simplifikasi dan automasi dalam sistem pelayanannya melalui SMART Customs.
Direktur Audit Kushari Suprianto menyampaikan, proses audit kepabeanan dan cukai merupakan langkah akhir dalam proses pengawasan setelah pemeriksaan dan penelitian ulang. oleh karna itu, dibutuhkan revitalisasi dari fungsi post clearance control agar  proses pengawasan kepabeanan dan cukai lebih dapat dioptimalkan dan menjadi lebih simple.

P2KP Transformasi Digital

P2KP Transformasi Digital

0 komentar 39 dilihat

Menghadapi isu Ekonomi Digital di Indonesia dan Tranksaksi Perdagangan melalui Sistem Elektronik atau E-commerce, Direktorat Teknis Kepabeanan menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Pengetahuan dan Kemampuan Pegawai mengenai Transformasi Digital pada hari Kamis, 21 Februari 2019 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. 

Kegiatan dibuka oleh Direktur Teknis Kepabeanan, Fadjar Donny Tjahjadi yang kemudian dilanjutkan pemamparan materi oleh pakar Cyber Security and Privacy University of Oxford, Yudhistira Nugraha.

Dalam pemaparannya, Yudhistira memperkenalkan teknologi-teknologi dasar dalam transformasi digital antara lain : Internet of Things, Big Data, Blockchain, dan Cloud Computing. Yudhistira juga berharap agar Bea dan Cukai sebagai salah satu instansi pemerintahan dapat mengelola dengan baik kelebihan-kelebihan yang ada dari transformasi digital untuk menghasilkan inovasi-inovasi dalam pelaksanaan tugas dan kebijakan yang akurat.

Bea Cukai Sosialisasikan Rebranding KB Kepada Perusahaan Korea

Bea Cukai Sosialisasikan Rebranding KB Kepada Perusahaan Korea

1 komentar 58 dilihat

Seminar Rebranding Kawasan Berikat Bea Cukai dan Korean Chamber of Commerce and Industry Indonesia (Kochamb) membahas mengenai Peraturan Menteri Keuangan terbaru nomor 131 tahun 2018 di Kantor Pusat Bea dan Cukai 20 Februari 2019. Chairma Kochamb, C. K. Song memberikan apresiasi kepada kinerja Bea Cukai karena adanya Rebranding Kawasan Berikat regulasi menjadi lebih mudah dan cepat.Dalam kesempatan yang sama Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi juga menekankan bahwa Bea Cukai dan Perusahaan harus mempunyai komitmen untuk menjalankan peraturan yang sudah ada.Rebranding Kawasan Berikat memberikan kemudahan dan telah terotomasi dengan sistem teknologi dengan pemberian fasilitas yang “Trust and Verify”, yaitu berlandaskan kepercayaan kepada para pelaku usaha. Prinsip ini juga sekaligus memberikan konsekuensi peningkatan pengawasan ketika dilakukan tindakan pelanggaran.Selain itu, Rebranding Kawasan Berikat memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha yaitu simplifikasi dan percepatan perizinan, otomasi, kemudahan, dan kecepatan.Seminar tersebut juga diisi dengan materi mengenai strategi pencegahan pelanggaran Kawasan Berikat oleh Direktur Penindakan dan Penyidikan, Bahaduri Wiajyanta dan menjaga integritas Kawasan Berikat ole Direktur Kepatuhan Internal, Hendra Prasmono. Materi yang disampaikan dalam seminar tersebut diharapkan memberikan pemahaman secara komperehensif mengenai Rebranding Kawasan Berikat dan meningkatkan kepatuhan para perusahaan Kawasan Berikat Korea. Dan dengan adanya rebranding kawasan berikat, diharapkan menjadi salah satu langkah strategis untuk mendorong ekspor bagi para pelaku usaha.

Dialog Ekonomi & Kebijakan Fiskal Berama Menteri Keuangan RI

Dialog Ekonomi & Kebijakan Fiskal Berama Menteri Keuangan RI

0 komentar 42 dilihat

(Selasa, 19 Februari 2019) Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani bersama Direktur Jenderal Pajak, Direktur Jenderal Bea dan Cukai dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal melaksanakan Dialog Ekonomi dan Kebijakan Fiskal yang bertempat di Auditorium Cakthi Budhi Bhakti Kantor Pusat DJP pada hari Selasa, tanggal 19 Februari 2019. Dialog tersebut mengundang79 pelaku usaha beberapa wajib pajak, ikatan konsultan pajak indonesia, perwakilan BUMN perwakilan asosiasi usaha, dan para anggota asosiasi usaha yaitu perusahaan konstruksi, migas, hulu migas, rokok, retail, dan sebagainya.Dalam pengantarnya, Sri Mulyani menyampaikan rasa terima kasih kepada para pelaku dunia usaha di Indonesia karena APBN tahun 2018 dapat di tutup dengan sangat baik. Hal tersebut merupakan suatu kombinasi dari prestasi dan penerimaan negara tercapai 102,5?ri target. Penerimaan negara tersebut diterima dari berbagai sektor yaitu harga minyak, kurs, suku bunga, pertumbuhan ekonomi, ketaatan dan kepatuhan Wajib Pajak untuk membayar pajak, dan kerja keras dari Tim DJP dan DJBC.Dialog dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab yang dipimpin oleh Moderator yaitu, Staf Khusus Menteri Keuangan, Mohamad Al Arief dengan beberapa panelis yaitu, Sri Mulyani, Heru Pambudi, Suahasil Nazara, dan Robert Pakpahan.

Millennial Generation Workshop

Millennial Generation Workshop

1 komentar 149 dilihat

Untuk mengedukasi pegawai millennial terkait kehumasan, Bea Cukai mengadakan Millennial Generation Workshop yang dilaksanakan pada Selasa, 19 Februari 2019, di Kantor Pusat Bea dan Cukai, dengan mengundang 60 peserta yang merupakan pegawai millennial Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dari seluruh wilayah Indonesia.

Dalam sambutannya, Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Syarif Hidayat, menyampaikan pentingnya edukais terkait komunikasi terutama kepada pegawai muda untuk mendukung Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Beberapa materi pun dipaparkan, seperti Pengelolaan Media Sosial oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Nurfransa Wirasakti, dan materi terkait Cara Memahami Stakeholder oleh Puteri Indonesia, Dea rizkita.

Pada akhir acara, penobatan kantor dengan Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) terbaik jatuh kepada Balai Laboratorium Bea dan Cukai Jakarta, dan diharapkan hal ini dapat memicu seluruh satuan kerja untuk dapat menjadi agen komunikasi yang baik bagi Bea Cukai.

Peningkatan SDM Kunci Reformasi Kepabeanan dan Cukai

Peningkatan SDM Kunci Reformasi Kepabeanan dan Cukai

2 komentar 100 dilihat

Jakarta (19/2) – Dalam rangka pencapaian Reformasi kepabeanan dan cukai, Bea Cukai senantiasa melakukan peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM). Peningkatan kualitas SDM, merupakan aspek yang sangat penting dalam pelaksanaan reformasi kelembagaan.
Dalam rangka apel bulanan kantor pusat Bea Cukai, Direktur Penindakan dan Penyidikan, Bahaduri Wijayanta Bekti Mukarta mengungkapkan, “Reformasi SDM akan menyangkut perubahan mindset dan perilaku pegawai untuk mengikuti nilai dan budaya organisasi yang membutuhkan komitmen tinggi. Apabila terdapat komitmen yang kuat pada seluruh entitas SDM baik itu pimpinan unit dan pegawai maka reformasi itu akan berjalan”.
Dalam kesempatan yang sama, Wijayanta juga mengungkapkan tentang perlunya 3C (Competency, Commitment, dan Character) pada setiap anggota. Dalam melakukan reformasi, pimpinan adalah motor penggerak sekaligus penentu arah organisasi juga terwujudnya 3C pada setiap anggotanya.
Selain itu, Bahaduri wijayanta juga menyampaikan berbagai capaian yang telah dilakukan oleh Bea Cukai khususnya pada aspek pengawasan antara lain, pada tahun 2018 Bea Cukai khususnya unit Penindakan dan Penyidikan (P2) telah berhasil melakukan 18.204 penindakan dengan total nilai BHP 11,7 Triliun rupiah. Pada pengawasan laut, pada tahun 2018, Satuan Patroli Laut telah berhasil melakukan 246 kali penindakan dengan nilai barang lebih dari 5 Triliun rupiah.
Berbagai sinergi juga telah dilakukan antara Bea Cukai dengan berbagai Aparat Penegak Hukum lain baik TNI, Polri, Kejaksaan, KPK, BNN dan lain-lain demi terjalinnya kerja sama dalam rangka pelaksanaan fungsi yang lebih optimal yaitu community protector.Di level Internasional, Bea Cukai juga terus melakukan upaya dalam rangka menyejajarkan posisi dengan institusi kepabeanan dunia lainnya di mana saat ini Bea Cukai menjadi salah satu yang terdepan dalam hal pengawasan berbasis manajemen risiko melalui Smart Application System bernama Passenger Risk Management (PRM) yang telah diluncurkan pada tanggal 29 Januari 2019. Sistem ini juga bermanfaat sebagai tools dalam menghadapi revolusi industri 4.0 yang menuju industri berbasis internet of thing, diharapkan melalui sistem ini efektivitas pengawasan dapat terwujud melalui pemanfaatan big data dan data mining.