BC TERKINI

Kunjungan Universitas Mercu Buana

Kunjungan Universitas Mercu Buana

0 komentar 79 dilihat

Kunjungan dari Universitas Mercu Buana ke Kantor Pusat Bea dan Cukai diselenggarakan pada tanggal 13 Desember 2018.Kunjungan yang diikuti oleh mahasiswa dari jurusan Public Relation ini dibuka dengan sambutan sekaligus pengenalan tugas dan fungsi bea cukai oleh Kasubdit Penyuluhan dan Layanan Informasi, Mufti Arkan. Dilanjutkan dengan materi mengenai public relation oleh Seksi Humas DJBC Sudiro dan kasubdit komunikasi dan publikasi, deni surjantoro. Diharapkan kunjungan ini dapat mengedukasi para mahasiswa terkait ilmu komunikasi yang dipelajari dan menambah wawasan tetentang tugas dan fungsi DJBC.

Ekspos Hasil Penindakan dan Pemusnahan Barang Ilegal Akhiri Peresmian Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY

Ekspos Hasil Penindakan dan Pemusnahan Barang Ilegal Akhiri Peresmian Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY

0 komentar 84 dilihat

Sejalan dengan salah satu tugas Bea Cukai yaitu melindungi masyarakat , Bea Cukai Wilayah Jawa Tengah dan DIY secara masif dan kontinyu melakukan pengawasan terhadap barang-barang ilegal. 
Dalam konferensi pers di Semarang, 12 Desember 2018, Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengungkapkan bahwa upaya intensif telah dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Jawa Tengah dan DIY bekerja sama dengan Direktorat P2 Kantor Pusat Bea Cukai terhadap peredaran barang ilegal, terbukti dengan adanya beberapa operasi yang telah dilakukan mampu menyelamatkan kerugian negara sebesar kurang lebih Rp 55 miliar. 
Selain melakukan ekspos hasil penindakan, juga dilakukan pemusnahan terhadap barang hasil penindakan dari tahun 2015 hingga 2018 oleh Menteri Keuangan beserta jarjaran Bea Cukai. Sebanyak 22.400.198 batang rokok ilegal, 1.503 bungkus tembakau iris, 688kg etiket, 34 kg plastik OPP, 523 botol minuman keras, 8 roll CTP, 28 buah alat pemanas, serta 40.924 keping pita cukai.  
Dalam kesempatan yang sama, juga diresmikan Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY yang baru, dan diharapkan dengan lokasi yang lebih strategis ini, dapat mempermudah para pengguna jasa dalam memperoleh pelayanan dan meningkatkan pengawasan di wilayah kerja Kanwil Jateng dan DIY.

Bea Cukai dan BNN Bongkar Jaringan Narkotika di 4 Daerah

Bea Cukai dan BNN Bongkar Jaringan Narkotika di 4 Daerah

0 komentar 27 dilihat

Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai berhasil mengungkap 4 orang tersangka anggota jaringan dengan total barang bukti ekstaksi sebanyak 15.410 butir di Jakarta dan Surabaya. Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama BNN dengan Bea Cukai Pusat, Tanjung Pinang, Jawa Timur, dan Tanjung PerakDalam Konferensi Pers di Kantor Pusat BNN, 12 Desember 2018 Deputi Pemberantasan Arman Depari, Arman Depari mengungkapkan bahwa penangkapan ini dapat diketahui dengan modus menempelkan sebagian bungkus berisi ekstasi dibadan salah satu tersangka dengan menggunakan korset, dan sebagian bungkus lainnya dimasukkan ke dalam tas. Dan dalam penangkapan ini juga terdapat narkotika jenis baru yang berasal dari ekstrak biji ganja.Seksi Penindakan Narkotika Direkorat P2 Bea Cukai menjelaskan atas penindakan penyelundupan narkotika ini merupakan salah satu tugas Bea Cukai dalam melakukan pengawasan barang yang masuk dan keluar Indonesia dengan aturan dari kementerian/lembaga terkait.

Bea Cukai Sampaikan Program Anti Splitting Barang Kiriman

Bea Cukai Sampaikan Program Anti Splitting Barang Kiriman

0 komentar 58 dilihat

Dalam rangka menjalankan arahan presiden untuk lebih mendorong penggunaan produk dalam negeri agar pertumbuhan industri dalam negeri terus meningkat maka Pemerintah melalui Bea Cukai telah melakukan penyesuaian nilai pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI) atas barang kiriman lewat e-commerce, dari sebelumnya USD 100 menjadi USD 75 per orang per hari yang mulai berlaku sejak Oktober 2018. 

Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi mengungkapkan kebijakan ini ditempuh untuk menciptakan level playing field antara hasil produksi dalam negeri yang berasal dari Industri Kecil Menengah (IKM) yang membayar pajak dengan produk impor yang marak beredar di pasaran. “Mengingat barang impor melalui barang kiriman atau impor distributor melalui kargo umum yang masih banyak beredar di pasaran, maka penurunan nilai pembebasan ini dianggap perlu untuk melindungi dan mendorong penggunaan produk dalam negeri,” ungkap Heru.

Penghargaan Wilayah Bebas Korupsi & Wilayah Birokrasi Bersih Melayani oleh Wakil Presiden

Penghargaan Wilayah Bebas Korupsi & Wilayah Birokrasi Bersih Melayani oleh Wakil Presiden

0 komentar 132 dilihat

Wakil Presiden Republik Indonesia , Jusuf Kalla memberikan apresiasi serta penghargaan kepada pemimpin yang telah menerapkan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) kepada instansi pemerintah di Indonesia pada 10 Desember , di Hotel Sultan Jakarta. Peraih apresiasi terbanyak diberikan kepada Menteri Keuangan, Sri Mulyani, karena telah banyak  menciptakan instansi dibawahnya menjadi lingkungan yang bersih dari Korupsi. Untuk Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, penghargaan diberikan kepada Kantor Wilayah Bea Cukai Kepulauan Riau, Kantor Pelayanan Bandung, Palembang, Banyuwangi, Purwokerto, dan Ngurah Rai.Dalam arahannya Jusuf Kalla mengungkapkan untuk mendorong seluruh instansi pemerintah untuk menerapkan Zona Integritas dan Wilayah Bebas Korupsi sehingga diharapkan mampu menumbuhkan budaya kerja birokrasi yang baik, bersih, dan akuntabel.

Bea Cukai Adakan Pelatihan Awak Senjata Kaliber 12,7 mm

Bea Cukai Adakan Pelatihan Awak Senjata Kaliber 12,7 mm

0 komentar 42 dilihat

Upacara pembukaan pelatihan anak senjata kaliber 12,7 mm Direktorat Jenderal Bea dan Cukai tahun 2018 di Markas Komando Armada I TNI AL, Jakarta Utara pada 10 Desember 2018.Acara dibuka oleh Direktur Penindakan dan Penyidikan, Bahaduri Wijayanta. Dalam amanatnya Wijayanta menyampaikan bahwa adanya Pelatihan Anak Senjata Kaliber 12,7 mm ini adalah hasil dari kesepakatan bersama antara Menteri Keuangan dan Panglima TNI pada tanggal 12 Juli 2017, sepakat untuk mendeklarasikan penertiban impor berisiko tinggi. Pelatihan yang diikuti oleh 30 orang peserta yang merupakan Anak Buah Kapal (ABK) Bea Cukai bertujuan untuk melatih kemampuan para pegawai dalam melaksanakan patroli laut. Pelatihan anak senjata ini akan dilaksanakan bersama antara Bea Cukai dengan TNI AL. 

Pertemuan Bea Cukai dengan EU Asean Business Council (EU ABC)

Pertemuan Bea Cukai dengan EU Asean Business Council (EU ABC)

0 komentar 64 dilihat

Acara yang dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi, membahas tentang visi dan prioritas kebijakan Bea Cukai pada tahun 2019 untuk melanjutkan peningkatan program reformasi Bea dan Cukai, perkembangan ASEAN Single Window dan implementasi ASEAN Harmonised Tariff Nomenclature (AHTN), simplifikasi Ceriticate of Origin (COO) untuk mendorong perdagangan intra-ASEAN dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), fasilitasi e commerce untuk dukung UMKM, serta advance ruling klasifikasi dan nilai pabean.Beberapa isu yang dibahas lainnya yaitu Bea Cukai tetap berupaya untuk mendorong perekonomian dengan menerapkan sejumlah kebijakan yaitu pemanfaatan peluang ekspor, penerapan paradigma baru, dan perbaikan neraca perdagangan.

Penutupan PATKORKASTIMA 2018

Penutupan PATKORKASTIMA 2018

1 komentar 140 dilihat

Penutupan PATKORKASTIMA 2018

Rebranding Kawasan Berikat, Bea Cukai Dorong Ekspor

Rebranding Kawasan Berikat, Bea Cukai Dorong Ekspor

0 komentar 157 dilihat

Bea Cukai menyelenggarkan acara diseminasi di Kantor Pusat Bea Cukai 27 November 2018 dan dihadiri para Pengusaha Kawasan Berikat,  Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo, dalam menyatakan bahwa melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 131 dan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai nomor PER-19 tentang Kawasan Berikat, DJBC bermaksud untuk melakukan rebranding terhadap Kawasan Berikat, di antaranya adalah:

a. Memangkas proses perizinan menjadi lebih cepat, dari semula 15 hari kerja di Kantor Pabean dan 10 hari kerja di Kantor Pusat DJBC menjadi 3 hari kerja di Kantor Pabean dan 1 jam di Kantor Wilayah.

b. Jumlah perizinan transaksional, dari 45 perizinan dipangkas menjadi 3 perizinan secara elektronik.

c. Masa berlaku izin Kawasan Berikat berlaku secara terus-menerus sampai dengan izin Kawasan Berikat tersebut dicabut sehingga tidak perlu mengajukan perpanjangan izin.

d. Kemudahan subkontrak berupa ekspor langsung dari penerima subkontrak.

e. Penerapan prinsip One Size Doesn’t Fit All, yaitu pemberian fasilitas fiskal dan prosedural yang berbeda-beda untuk masing-masing jenis industri

f. Sinergi pelayanan antara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan Direktorat Jenderal Pajak.

g. Layanan Mandiri bagi Kawasan Berikat yang memenuhi persyaratan.

Diharapkan dengan adanya rebranding Kawasan Berikat, akan menarik investor untuk menanamkan investasinya di Indonesia melalui Kawasan Berikat yang pada akhirnya meningkatkan ekspor.