BC TERKINI

Public Hearing - Kebijakan Penyederhanaan Tata Niaga Impor

Public Hearing - Kebijakan Penyederhanaan Tata Niaga Impor

1 komentar 399 dilihat

Menindaklanjuti Paket Kebijakan Jilid XV, Bea Cukai Adakan Public Hearing
Jakarta (11/01) – Menindaklanjuti Paket Kebijakan Jilid XV tentang Pengembangan Usaha dan Tingkatkan Daya Saing Penyedia Logistik Nasional, dimana salah satu isinya menyebutkan tentang penyederhanaan tata niaga yang diupayakan pemerintah dalam wujud pembentukan tim tata niaga ekspor impor untuk mengurangi lartas yang tinggi, Bea Cukai kembali melakukan langkah konkret.
Bea Cukai mengadakan Public Hearing Kebijakan Penyederhanaan Tata Niaga Impor, pada Kamis (11/01) di Kantor Pusat Bea Cukai, untuk memberikan pengarahan sekaligus meminta masukan kepada perusahaan MITA dan AEO terkait komoditi yang terkena ketentuan larangan dan pembatasan (lartas), yang selama ini diimpor oleh perusahaan MITA dan AEO. 
Menurut Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi, strategi pengurangan lartas dilakukan melalui beberapa hal. “Pertama, pergeseran pengawasan dari border ke post border dengan menggeser 71 peraturan lartas ke post border, kedua dengan simplifikasi perizinan dengan mengharmonisasikan antar-peraturan lartas, dan strategi ketiga berupa harmonisasi 23 peraturan lartas yang tidak sesuai dengan Paket Kebijakan Ekonomi. Pemeriksaan akan dilakukan di luar pelabuhan dengan prinsip manajemen risiko, dengan kebijakan tersebut diharapkan akan mengurangi dwelling time,” ungkap Heru.
Berdasarkan rapat koordinasi tingkat menteri dalam rangka percepatan penyelesaian regulasi penyederhanaan tata niaga impor pada tanggal 9 Januari 2018 di Kemenko Perekonomian, secara prinsip menyetujui untuk memberikan relaksasi lartas kepada MITA dan AEO serta untuk perusahaan KITE yang tujuannya untuk ekspor, telah disepakati untuk dibebaskan dari perizinan. Dengan adanya paket Kebijakan XV dan relaksasi lartas untuk perusahaan MITA dan AEO dipastikan akan mampu mengurangi angka dwelling time pada Pre - Customs Clearance. 
“Tujuan akhir dari kebijakan ini adalah untuk mendukung iklim investasi di dalam negeri, menurunkan dwelling time, logistic cost, dan memperbaiki peringkat Ease of Doing Business (EODB),” pungkasnya.

Konferensi Pers Perkembangan Ekonomi Makro dan Realisasi APBNP 2017

Konferensi Pers Perkembangan Ekonomi Makro dan Realisasi APBNP 2017

0 komentar 179 dilihat

Menteri Keuangan Republik Indonesia menggelar konferensi Pers di aula mezzanine kementerian keuangan Senin, 02 Januari 2017. Sri Mulyani mengatakan bahwa secara umum kinerja perekonomian bertumbuh pada level yang cukup tinggi dan stabilitas makroekonomi terjaga. Catatan positif atas langkah langkah yang dilakukan oleh pemerintah dalam melakukan reformasi structural tercemin melakukan reformasi structural tercermin melalui apresiasi positif dari berbagai lembaga internasional. Survey Ease of Doing Businnes (EoDB), Bank Dunia menaikan peringkat Indonesia dari Posisi 91 pada 2016 menjadi 72 pada 2017. Realisasi penerimaan dari sisi Kepabeanan dan Cukai tahun 2017 sebesar 192,3 triliun atau 101,7 persen dari APBNP. Capaian tersebut dipengaruhi diantaranya oleh peningkatan kinerja konsumsi domestic yang menunjukan masih cukup tingginya daya beli masyarakat , adanya kenaikan tarif cukai, mulai menguatnya kinerja ekapor-impor, meningkatnya harga komoditas internasional, penertiban impor berisiko tinggi dan perongram penertiban cukai berisiko tinggi yang diluncurkan pada pertengahan Juli 2017.

Kaleidoskop Direktorat Jenderal Bea & Cukai Tahun 2017

Kaleidoskop Direktorat Jenderal Bea & Cukai Tahun 2017

0 komentar 1325 dilihat

Sebuah persembahan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atas pencapaian kinerja di tahun 2017.

 Terima kasih atas dukungan dan peran aktif masyarakat Indonesia dalam mendukung upaya Bea Cukai dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

 Mari kita sukseskan dan terus tingkatkan kinerja ini, untuk Bea Cukai Makin Baik.

Konferensi Pers Ketentuan Pembawaan Barang Penumpang & IKM

Konferensi Pers Ketentuan Pembawaan Barang Penumpang & IKM

0 komentar 439 dilihat

Konferensi Pers Ketentuan Pembawaan Barang Penumpang & IKM

Peresmian Mini Lab & Pemusnahan Rokok Illegal Tahun 2017 Bea Cukai Kudus

Peresmian Mini Lab & Pemusnahan Rokok Illegal Tahun 2017 Bea Cukai Kudus

0 komentar 294 dilihat

Dalam rangka mempercepat pelayanan terhadap pengujian dan identifikasi barang ekspor impor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali membuka laboratorium satelit dan mobile laboratorium di Semarang Jawa Tengah. Saat ini bea cukai memiliki 7 laboratorium terdiri dari 3 laboratorium utama, 3 laboratorium satelit, dan 1 mobile laboratorium. Heru Pambudi mengatakan BPIP berperan dalam membantu pengujian dan identifikasi barang serta upaya penggagalan penyelundupan. Untuk menguatkan peran BPIP, bea dan cukai akan menambahkan 17 laboratorium satelit diseluruh Indonesia. Setelah meresmikan laboratorium, Pimpinan Bea Cukai memusnahkan batang rokok illegal hasil penindakan tahun 2017 Bea Cukai Kudus. Kakanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan Jogja berharap masyarakat juga dapat berperan aktif untuk memberantas peredaran barang-barang ilegal yang merugikan negara dan berbahaya bagi masyarakat maupun lingkungan. Disela kesibukannya Heru Pambudi juga menggelar press tour dengan beberapa media.

Konferensi Pers Sri Mulyani terkait Realisasi APBN & PIBT

Konferensi Pers Sri Mulyani terkait Realisasi APBN & PIBT

0 komentar 258 dilihat

Konferensi Pers Sri Mulyani terkait Realisasi APBN & PIBT

Peresmian Gedung KPPBC TMP Cikarang

Peresmian Gedung KPPBC TMP Cikarang

0 komentar 259 dilihat

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi meresmikan Gedung baru kantor  Bea Cukai Cikarang pada tanggal 20 Desember 2017, Acara dibuka dengan pemotongan pita dan pemukulan gong sebagai simbol diresmikannya gedung baru. 

Peresmian dihadiri oleh Kakanwil Bea Cukai Jawa Barat, Saefulloh Nasution dan Kepala Kantor Bea Cukai di wilayah Jawa Barat serta pejabat dari instansi lainnya. 

Dalam sambutannya Heru Pambudi menyampaikan bahwa dengan adanya  gedung baru ini merupakan suatu komitmen Bea Cukai untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa dan masyarakat.

Acara juga dimeriahkan dengan tarian oleh pegawai Bea Cukai Cikarang serta lagu yang di bawakan oleh CMC Bea Cukai Cikarang.

Peringatan Hari Anti Korupsi 2017

Peringatan Hari Anti Korupsi 2017

0 komentar 363 dilihat

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani, menjadi pembina Apel Pagi Peringtan Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2017 Apel Hari Anti Korupsi yang diselenggarakan tanggal 19 Desember 2017 ini Sri Mulyani memberikan penghargaan kepada pegawai yang berintegritas luar biasa. Dalam amanahnya Sri Mulyani mengatakan dengan adanya fasilitas PIBT mampu dirasakan berhasil menertibkan perikaku pengguna jasa sekaligus berkontribusi dalam melindungi industri dalam negeri. Rangkaian acara hari korupsi dilanjutkan dengan arahan direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi, yang dibuka dengan pembacaan puisi oleh muhamad rifki alhabib tentang korupsi serta pemutaran film pendek yang berjudul sepedaku. Heru Pambudi menyampaikan kepada seluruh pegawai untuk memenerapkan komitmen dalam memberantas korupsi Dilanjutkan dengan peresmian Sistem Monitoring Integritas Pegawai (SMIP) yaitu Sistem deteksi dini tentang penyimpangan pegawai dilingkungan kerjanya serta serta sharing session oleh Kepala Pushaka, Wempi Syahputra.

Customs Information Days 2017

Customs Information Days 2017

0 komentar 141 dilihat

KPU Tipe C Soekarno Hatta mengadakan Customs Information Day (CID) yang merupakan rangkaianacara peringatan hari anti korupsi dunia. Acara jni diselenggatakan di Bandara Internasional Spekarno Hatta terminal keberangkatan 2E. CID dilaksanakan dari tanggal 11 sampai 16 Desember 2017. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi secara langsung dan lengkap kepada penumpang yang akan pergi keluar negeri sehingga ketika tiba kembali di Indonesia mampu memahami dengan baik segala kewajiban kepabeanan yang timbul, seperti barang-barang yang dibatasi dan dilarang, serta kewajiban bea masuk dan pajak dalam rangka impor.

Terdapat booth informasi yang dijaga oleh pegawai Bea dan Cukai serta leaflet dan souvenir yang dapat diambil secara gratis oleh para pengunjung booth informasi.