BC TERKINI

Seminar On Career Development and Integrity Building For Youth

Seminar On Career Development and Integrity Building For Youth

5 komentar 390 dilihat

Jakarta (22/5) - Dalam rangka memberikan penguatan integritas dan pengenalan program pengembangan karir serta pembinaan mental kepada Mahasiswa Program Diploma Kepabeanan dan Cukai, DJBC bekerja sama dengan PKN STAN menyelenggarakan Seminar on Career Development and Integrity Building For Youth di student center kampus PKN STAN. 
Di kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi hadir di tengah-tengah mahasiswa sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, Heru Pambudi mengingatkan kembali bahwa Mahasiswa calon pegawai Bea dan Cukai untuk terus mengabdi kepada rakyat dan menjadi pejuang bangsa yang berkontribusi dalam mensejahterakan rakyat. 
Heru Pambudi juga berharap agar seluruh mahasiswa memenuhi tiga pilar utama untuk menjadi penerus Bea dan Cukai, yaitu menjadi Pribadi yang pintar dan cakap, memiliki fisik yang sehat, dan mempunyai mental yang kuat. Seminar kemudian dilanjutkan dengan pembinaan mental, sholat maghrib berjamaah dan diakhiri dengan acara buka bersama Dirjen Bea dan Cukai.

Bazaar Ramadhan Kantor Pusat Bea Cukai 2019

Bazaar Ramadhan Kantor Pusat Bea Cukai 2019

6 komentar 98 dilihat

Bertepatan dengan 16 ramadan 1440 Hijriah, pada hari selasa, tanggal 21 Mei 2019 kantor pusat djbc menyelenggarakan acara Bazaar Ramadhan yang bertempat di Auditorium Merauke yang berlangsung selama 2 hari hinggal 22 Mei 2019.
Bazaar Ramadhan tersebut dibuka secara resmi oleh Heru Pambudi, direktur jenderal bea dan cukai.
Heru menyampaikan agar pada pegawai dapat memeriahkan bazaar tersebut dan dimanfaatkan sebagai ajang pelatihan entrepreneur bagu pegawai dan masyarakat sekitar yang turut serta sebagai penjual dalam bazaar.

Workshop Sistem Logistik Nasional

Workshop Sistem Logistik Nasional

11 komentar 143 dilihat

Workshop Sistem Logistik Nasional yang diselenggarakan di Kantor Pusat 22 Mei 2019 mengusung tema “Perbaikan dan Pengembangan Sistem Logistik Nasional”, Direktur Teknis Kepabeanan, R Fajar Donny Tjahajadi mengungkapkan dwelling time di Indonesia menempati peringkat 46, sedangkan Presiden menargetkan Indonesia menempati peringkat 40.  Upaya perbaikan yang Bea Cukai lakukan yaitu joint inspection DJBC dengan Karantina, optimalisasi D/O online, penerapan auto gate system di semua TPS, one gate, billing and payment system, dan e-trucking.

Narasumber dalam acara workshop tersebut, Guru Besar ITB Prof. Senator Nur Bahagia menjelaskan, logistik merupakan perbekalan yang berkaitan dengan pengelolaan aliran barang. Seluruh pergerakan logistik berpacu dengan supply dan demand. Oleh karena itu, untuk keseimbangan supply dan demand agar lebih mempercepat arus barang perlu adanya pengembangan port sebagai kawasan logistik dan transportasi.

Dengan diadakannya workshop ini diharapkan mampu memberikan kesamaan pemahaman, panduan, dan peluang upaya perbaikan sistem logistik nasional khususnya perdagangan internasional

Sinergi Bea Cukai-BNN Gagalkan Peredaran Narkoba Dumai

Sinergi Bea Cukai-BNN Gagalkan Peredaran Narkoba Dumai

2 komentar 102 dilihat

Sinergi Bea Cukai bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika berupa 52 kg sabu dan tiga jenis ekstasi berjumlah 23.000 butir. Konferensi Pers diselenggarakan pada Selasa, 21 Mei 2019 di Kantor BNN, Cawang mengungkap barang bukti berupa 639 kg ganja, 252,4kg sabu, 73.029 butir ekstasi, 10.000 happy five, dan 9.900 PMMA serta 15 orang tersangka yang diperoleh dari 7 Tempat Kejadian Perkara. Setidaknya lebih dari 1,7 juta orang terselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkoba.


Kepala BNN, Komjen Pol Heru Winarko, mengungkapkan kronologi penindakan yang telah dilakukan petugas gabungan Bea Cukai dan BNN berawal dari informasi yang diperoleh bahwa akan ada transaksi narkotika pada Jumat, 18 Mei 2019 di dua tempat terpisah di wilayah Dumai, Riau. Petugas gabungan kemudian menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Petugas mendapati bahwa sabu dan ekstasi tersebut akan diserahterimakan ke tiga orang pelaku yang bergerak menggunakan mobil. Setelah dilakukan penyidikan lebih lanjut, ternyata target sudah melakukan serah terima sabu dan telah dibawa di dalam mobil. Aksi kejar-kejaran antara petugas gabungan dan para pelaku tidak terhindarkan. 


Guna melumpukan gerak pelaku, petugas mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak dua orang tersangka di kakinya. Dari keterangan yang diperoleh dari para tersangka, mereka dikendalikan oleh seorang pelaku lainnya. Petugas secara sigap melakukan pengejaran terhadap orang tersebut dan berhasil mengamankan pelaku tersebut di daerah Jalan Lintas Duri – Dumai, Riau.


Penindakan yang telah dilakukan oleh petugas gabungan ini turut menambah daftar panjang kasus penyelundupan narkotika yang berhasil digagalkan oleh Bea Cukai. Hingga 03 Mei 2019, Bea Cukai telah berhasil melakukan 138 penindakan terhadap kasus penyelundupan narkotika dan psikotropika dengan berat total barang bukti mencapai kurang lebih 1,65 ton. 


Penindakan secara kontinyu dan masif yang dilakukan Bea Cukai dan BNN merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam melindungi masyarakat Indonesia dari ancaman narkotika. Bea Cukai berharap agar masyarakat dapat turut berperan aktif dalam menginformasikan kepada pihak yang berwenang jika menemukan kegiatan mencurigakan khususnya terkait peredaran narkotika.


Pesantren Kilat DKM Baitut Taqwa

Pesantren Kilat DKM Baitut Taqwa

6 komentar 549 dilihat

Dalam rangka mengisi bulan Ramadhan dengan ibadah, Bea Cukai menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat dengan tema “Mencinta Umat Membela Negara, Jejak Petualangan Patriot Lintas Batas”, pada 17 – 19 Mei 2019, di Kantor Pusat Bea Cukai, yang diikuti oleh 222 anak peserta dari umum, Bea Cukai, Kementerian Keuangan, Rumah Tahfiz, dan pramubakti. Dalam penyelenggaraannya didukung oleh Sekretariat, Direktorat Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Direktorat Penindakan dan Penyidikan, PSO Tanjung Priok, Koperasi Prima Usaha Priok, dan KidzAdventura.


Pesantren kilat ini bertujuan untuk menanamkan cinta al-Quran, cinta ilmu dan silaturahmi, tidak hanya itu, para peserta pun juga diperkenalkan dengan peran dan tugas Bea Cukai melalui beberapa kegiatan yang menimbulkan rasa cinta umat dan bela negara, serta kesadaran peran sebagai generasi penerus bangsa.




Penutupan Pesantren Kilat dihadiri 400 orang tua yang juga akan mengikuti seminar Parenting oleh ustadzah Deswita Misnar, dengan tema “Melatih Jiwa Kepemimpinan Mujahid dan Kepekaan Sosial Anak”


Diharapkan, dengan Pesantren Kilat ini, Bea Cukai dapat mengobarkan semangat generasi muda untuk berbuat kebaikan bagi agama dan negara.


Customs Talk : Tour de Customs

Customs Talk : Tour de Customs

6 komentar 144 dilihat

CUSTOMS TALK : TOUR DE CUSTOMS BERSAMA MAHASISWA UNIVERSITAS JAKARTAUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) mengunjungi KPU dan PSO Bea Cukai Priok dalam rangka Customs Talk Tour de Customs pada 14 Mei 2019.Kasi Layanan Informasi Bea Cukai Priok, Endang Puspawati mengungkapkan kebanggaan bagi BC Priok mendapat kunjungan dari UNJ. Berharap mempunyai kontribusi yang besar untuk negara,menjadi pelaku usaha. Karena Bea Cukai banyak memberikan fasilitas kepada pelaku usaha.Kemudian     mahasiswa UNJ dijelaskan mengenai tugas dan fungsi Bea Cukai, proses impor dan ekspor secara garis besar, dan tata organisasi Bea Cukai. Selanjutnya mahasiswa UNJ mengunjungi tempat pemeriksaan kontainer yaitu Hi-Co Scan, melakukan demo penggunaan scanner terhadap kontainer Mahasiswa UNJ juga berkesempatan mempelajari Bea Cukai lebih dalam di PSO Bea Cukai Tanjung Priok. Kepala PSO Bea Cukai Tanjung Priok, Agus Purnady menjelaskan bahwa salah satu fungsi PSO Bea Cukai Tanjung Priok yaitu menjadi “community protector” masyarakat dari barang barang berbahaya dan ilegal serta tindakan kriminal lainnya. Kemudian mahasiswa UNJ menaiki kapal patroli PSO Bea Cukai Priok untuk mengetahui alur bongkar muat barang di wilayah dermaga.

[REDAKSI] Malam Apresiasi Bertajuk Smart Customs Smart Society

[REDAKSI] Malam Apresiasi Bertajuk Smart Customs Smart Society

5 komentar 93 dilihat

Pangkalan Bun menyelenggarakan malam apresiasi bertajuk Smart Customs Smart Society, pada Kamis, 25 April 2019, yang dihadiri  oleh Importir, Eksportir, Agen Pengangkut, Perusahaan Pengurus Jasa Kepabeanan (PPJK), serta instansi Kementerian Keuangan dan Pemerintah Daerah di wilayah Pangkalan Bun. 
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun, Nurtanti Widyasari, menyampaikan bahwa dalam rangka menurunkan defisit neraca perdagangan, pemerintah berupaya untuk terus meningkatkan ekspor dengan cara melakukan simplifikasi proses ekspor untuk kelapa sawit, Crude Palm Oil (CPO), dan produk turunannya, simplifikasi yang dimaksud adalah eksportir hanya mengajukan permohonan pemeriksaan fisik untuk pemuatan ekspor kepada Bea Cukai secara online, dan pengajuan Pemberitahuan Ekspor Barang berdasarkan laporan hasil pemeriksaan fisik yang dilakukan Bea Cukai. Adapun penyederhanaan proses bisnis yang sebelumnya melibatkan beberapa pihak, saat ini hanya dilakukan Bea Cukai, sehingga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi waktu dan biaya.
Selain itu, sistem kepatuhan pengguna jasa kepabeanan dan cukai, yang dilatarbelakangi dengan meningkatnya dinamika proses bisnis kepabeanan dan cukai juga tingginya peran IT (Informasi dan Teknologi), sehingga tuntutan atas kecepatan pelayanan dan efektifitas pengawasan juga semakin berpotensi memberikan dampak yang besar terhadap risiko yang akan dihadapi Bea Cukai. Dalam rangka efisiensi dan efektifitas mitigasi risiko, Bea Cukai harus memiliki sistem yang mampu meningkatkan kepatuhan pengguna jasa yang diwujudkan melalui Smart Customs and Excise.
Kegiatan ini deselenggarakan dalam rangka apresiasi terhadap seluruh stakeholder yang telah berkontribusi atas capaian target kinerja Bea Cukai Pangkalan Bun tahun 2018 serta untuk membangun silahturahmi, koordinasi, dan kerjasama terhadap pengguna jasa dan instansi yang ada di wilayah Pangkalan Bun. Adapun realisasi target penerimaan Bea Cukai Pangkalan Bun sebesar 122,68 ?ngan total penerimaan sebesar Rp.67,8 Milyar. Pun dengan indeks kepuasan pengguna jasa mencapai indekws 4.54 dalam skala 5 dengan kategori sangat puas.

Kejurnas Karate Bea Cukai 2019

Kejurnas Karate Bea Cukai 2019

7 komentar 97 dilihat

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Bea dan Cukai 2019 mampu menghadirkan perwakilan sebanyak kurang lebih 300 pegawai Bea dan Cukai di Indonesia.Kegiatan yang diselenggarakan di Kantor Pusat Bea Cukai, 3 Mei 2019 tersebut merupakan acara tahunan yang rutin dilaksanakan.

Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi mengungkapkan kegiatan ini untuk melatih mental dan fisik para pegawai Bea Cukai dengan kegiatan karate di masing masing kantor dan sebagai bekal pegawai dalam melaksanakan pekerjaan terutama dibidang pengawasan. Heru juga mengungkapkan bahwa sebagai atlit harus disiplin, sportif, dan loyal. 

Dalam acara Kejurnas Karate Bea Cukai 2019 ini juara pertama dimenangkan oleh Kantor Pusat DJBC, juara kedua diraih oleh KPU Bea Cukai Soekarno Hatta, dan juaran ketiga diraih oleh Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I.


Bea Cukai Kembangkan Fasilitas Kawasan Berikat Holtikultura Untuk Dukung Petani

Bea Cukai Kembangkan Fasilitas Kawasan Berikat Holtikultura Untuk Dukung Petani

16 komentar 490 dilihat

LAMPUNG (03/05/19) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, sebagai  industrial asistance terus berupaya untuk memberikan yang terbaik demi negara Indonesia Raya. Hal ini dibuktikan dengan kegiatan kunjungan kepada PT. Great Giant Pinapple dan juga petani-petani lampung yang telah mendapatkan fasilitas kemudahan ekspor berupa subcontact kawasan berikat holticultura.


Kunjungan yang diselenggarakan pada Kamis hingga Jumat (03/05/19) ini diikuti oleh Kantor Wilayah DJBC Bali, Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur,  Pemerintah Daerah Blitar, Pemerintah Daerah Bondowoso, Pemerintah Daerah Probolinggo, Dinas Pertanian, serta Dinas Karantina Pertanian. 


Direktur fasilitas kepabeanan, Oentarto Wibowo menyampaikan kunjungan ini merupakan bentuk dukungan Bea Cukai kepada tani indonesia untuk menggunakan fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah guna menggiatkan kegiatan ekspor serta memajukan sistem perekonomian di indonesia.  


“Dengan kegiatan Ini diharapkan petani petani di indonesia bisa lebih memahami ketentuan dan dapat memaksimalkan penggunaan fasilitas yang telah diberikan negara. Seperti yang dilakukan oleh petani-petani di lampung” Oentarto menyampaikan.


Goverment Relation PT. Great Giant Pianapple, Willy Soegiono menyampaikan fasilitas yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai  memberikan kesempatan kepada petani untuk mendapatkan berbagai kemudahan. Pupuk murah, Pestisida murah, serta Sarana produksi yang murah. Hal ini merupakan suatu hal yang fundamental mengingat subsidi pupuk yang selama ini diberikan pemerintah merupakan subsidi untuk tanaman pangan dan bukan untuk holticultura.


Willy juga menyampaikan harapan kedepannya pemerintah dapat memberikan fasilitas kepada petani guna subtitusi impor. Sehingga dapat memberikan multiplier effect terhadap kesejahteraan petani serta dapat memenuhi kebutuhan masyarakat indonesia dengan hasil sendiri.