BC TERKINI

Pemberian Penghargaan Keberhasilan Pengungkapan Kasus Narkotika Satu Ton

Pemberian Penghargaan Keberhasilan Pengungkapan Kasus Narkotika Satu Ton

0 komentar 436 dilihat

Selasa (08/08) - Atas keberhasilan dari Sinergi antara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas pengungkapan kasus narkotika jenis sabu seberat 1 (satu) Ton beberapa waktu lalu, bertempat di Gedung BPMJ Polda Metrojaya Jakarta Selatan dilaksanakan acara pemberian penghargaan yang dihadiri oleh Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC Harry Mulya, Kepala Kantor Wilayah Jakarta Oentarto Wibowo, segenap pejabat dan pegawai dari Subdit Narkotika DJBC.

Acara dibuka oleh Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Nico Afinta dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis.
Acara diakhiri dengan pemberian penghargaan secara simbolis kepada segenap anggota dari Polri dan DJBC yang diwakili oleh Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC Harry Mulya.

Talkshow Kanal BC Radio - Peserta JCMMP

Talkshow Kanal BC Radio - Peserta JCMMP

0 komentar 347 dilihat

Talkshow Kanal BC Radio - Peserta JCMMP

Rapat Koordinasi Gabungan Simplifikasi Perizinan

Rapat Koordinasi Gabungan Simplifikasi Perizinan

0 komentar 401 dilihat

Jakarta, 1 Agustus 2017 – Program Reformasi Kepabeanan dan Cukai (PRKC), telah bergulir sejak Desember 2016, Tema besar program ini meliputi penguatan integritas, budaya organisasi dan kelembagaan, optimalisasi penerimaan, penguatan fasilitasi, serta efisiensi pelayanan dan efektivitas pengawasan. Salah satu program tersebut adalah Penertiban Importir Berisiko Tinggi (PIBT) yang merupakan program yang disorot pada Triwulan II-2017.
Menteri Keuangan (Menkeu) mengungkapkan bahwa PIBT merupakan langkah nyata Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam menjawab tantangan dari masyarakat yang menginginkan perdagangan ilegal dapat diberantas, seperti praktik penghindaran fiskal serta penghindaran pemenuhan perizinan barang larangan dan/atau pembatasan (lartas).
Strategi simplifikasi perizinan dilakukan dengan mengharmonisasikan antar peraturan lartas. Dengan demikian, peraturan-peraturan lartas yang berbeda tetapi mengatur komoditas yang sama dapat disederhanakan menjadi satu peraturan/perizinan lartas. Selanjutnya, strategi ini juga dapat berupa penyederhanaan persyaratan atau kriteria, agar UKM memperoleh izin impor terhadap komoditas yang dijadikan sebagai bahan baku
Dengan pelaksanaan strategi ini, pemerintah berharap dapat tercipta tata niaga yang lebih efektif, mudah, cepat, murah, dan transparan. Pemerintah juga berharap, momentum penertiban tersebut akan mampu mendorong pertumbuhan industri dan ekonomi dalam negeri

Sosialisasi dan Launching Pembinaan Mental Nasional

Sosialisasi dan Launching Pembinaan Mental Nasional

1 komentar 595 dilihat

Jakarta, 27 juli 2017 bertempat di Masjid Baituttaqwa Kantor Pusat DJBC, diadakan acara  sosialisasi dan launching pembinaan mental nasional (bintal nasional). Acara tersebut di selenggarakan pada pukul 17.30 sampai pukul 05.30 Pagi dengan peserta yang menginap di masjid baituttaqwa. Acara tersebut di hadiri oleh perwakilan pegawai kantor bea cukai di wilayah jabodetabek. Acara di awali dengan sholat magrib berjamaah dilanjutkan dengan acara sholat isya berjamaah.
Pada acara bintal dibuka dengan pembacaan ayat suci alquran  kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi pembinaan mental nasional oleh ketua bintal Nasional, Muhamad Lukman. Acara tersebut diisi ceramah agama yang disampaikan oleh Dwijo Muryono. Dwijo Muryono menyampaikan bahwa dalam beribadah kita harus istiqomah. Menurutnya istiqomah adalah suatu kondisi yang menjadi pr kita, karena istiqomah orang akan terancam. Maka Kondisi istiqomah harus senantiasa kita jaga selalu dalam kehidupan sehari hari teruma pada saat beribadah kepada Allah.
Setelah ceramah selesai Dwijo Mulyono melaunching acara bintal nasional dengan ucapan basmalah, setelah itu peserta di persilakan untuk beristirahat dan bangun di sepertiga malam untuk melakukan shalat qiyamul lail. Acara tersebut pun di tutup dengan melaksanakan shalat shubuh berjamaah.

Konsolidasi & Penguatan Program Penertiban Importir Berisiko Tinggi

Konsolidasi & Penguatan Program Penertiban Importir Berisiko Tinggi

0 komentar 371 dilihat

Konsolidasi & Penguatan Program Penertiban Importir Berisiko Tinggi 

Konferensi Pers Penindakan 281,6 Kg Shabu

Konferensi Pers Penindakan 281,6 Kg Shabu

0 komentar 286 dilihat

Jakarta (26/07/2017) – Petugas gabungan Bea Cukai, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Kepolisian Republik Indonesia berhasil gagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis metamphetamine (sabu) dengan berat brutto 281,6 kilogram. Sabu yang berasal dari Cina tersebut berhasil diamankan oleh petugas gabungan di pertigaan Jalan Pluit Karang Timur, Penjaringan Jakarta Utara, pada hari ini Rabu (26/07) pukul 17.00 WIB.
Penangkapan ini berawal dari hasil analisis Subdit Narkotika Bea Cukai, bahwa adanya dugaan penyelundupan narkotika yang berasal dari Cina menuju Indonesia melalui jalur laut. Berdasarkan informasi tersebut, tim operasi gabungan yang terdiri dari Bea Cukai, BNN dan Direktorat Tipid Narkoba Bareskrim Polri melakukan penyelidikan dan surveillance ketat terhadap barang dan orang-orang yang terkait dengan jaringan sindikat narkotika ini.
 “Setelah tim operasi memastikan target pelaku, tim melakukan penangkapan di pertigaan Jalan Pluit Karang Timur, Penjaringan Jakarta Utara. Dalam operasi penangkapan, tim berhasil mengamankan dua orang tersangka S dan KHH, satu unit truk engkel box, berikut 281,6 kg sabu,” ungkap Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. “Tersangka S merupakan WNI, dan tersangka KHH merupakan warga negara Taiwan, sedangkan modus operandi yang digunakan para tersangka adalah dengan memasukkan narkotika jenis sabu tersebut kedalam 8 koli Shoe Polishing Machine”, tambah Sri Mulyani..
Dirjen Bea dan Cukai, Heru Pambudi menambahkan, dari pengakuan tersangka, rencananya sabu tersebut akan dibawa ke Sedayu Square Blok C no. 10 Cengkareng Jakarta Barat, namun di perjalanan tersangka membawa Shoe Polishing Machine tersebut untuk dibongkar di jalan Karang Cantik XII/D3 Selatan No. 16 Penjaringan, Jakarta Utara. “Saat hendak dilakukan penangkapan oleh petugas gabungan, satu orang tersangka KHH warga negara Taiwan melakukan perlawanan, sehingga diambil tindakan tegas oleh petugas gabunganyang menyebabkan tersangka tersebut meninggal dunia”, jelas Heru Pambudi.
Terbongkarnya penyelundupan ini, berhasil menyelamatkan jutaan jiwa generasi muda Indonesia. Bea Cukai, BNN, dan Kepolisian Republik Indonesiaselalu berkomitmen melakukan pemberantasan penyelundupan sebagai bentuk pengabdian kepada negara. Sinergi antar instansi ini akan terus dilakukan guna menjaga generasi muda negeri ini dari bahaya narkoba.

Talkshow Kanal BC Radio - Kemenkeu Mengajar

Talkshow Kanal BC Radio - Kemenkeu Mengajar

0 komentar 263 dilihat

Talkshow Kanal BC Radio - Kemenkeu Mengajar

Peresmian Pusat Logistik Berikat (PLB) Sorong

Peresmian Pusat Logistik Berikat (PLB) Sorong

0 komentar 225 dilihat

Bea Cukai telah meluncurkan fasilitas Pusat Logistik Berikat (PLB) sebagai bentuk kemudahan kepada para pelaku usaha guna menurunkan biaya logistik di Indonesia. Seiring dengan semangat awal dibentuknya PLB dalam mewujudkan Indonesia menjadi hub logistik nasional dan Asia Pasifik, Bea Cukai akan mengembangkan PLB untuk menjadi tempat penimbunan barang-barang yang akan didistribusikan ke dalam negeri, tidak terbatas hanya pada industri
PLB merupakan sebuah jawaban atas tantangan untuk membuat logistik di negara ini semakin murah dan mudah. Ke depannya Bea Cukai kedepannya Bea Cukai akan terus menggiatkan para pelaku usaha dalam memanfaatkan fasilitas fiskal dan prosedural dari PLB. Bea Cukai telah menginventarisir permasalahan yang masih terjadi selama satu tahun ini dan telah mengambil langkah untuk memperbaikinya. Untuk meningkatkan efektivitas upaya perbaikan PLB, Bea Cukai telah menjalin koordinasi dengan Kementerian dan Lembaga lain.
Untuk semakin meningkatkan pemanfaatan PLB, kali ini Bea Cukai kembali meresmikan satu lagi PLB yang didirikan oleh PT. Cipta Krida Bahari pada hari Kamis (20/07) di Sorong Papua Barat. Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Fasilitas Kepabeanan, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Maluku, Papua, dan Papua Barat, serta perwakilan dari SKK Migas, Pejabat, Tokoh Masyarakat, dan Masyarakat Umum di Sorong.
Peluncuran PLB di Sorong merupakan salah satu bentuk cita-cita Bea Cukai dalam memberdayakan seluruh wilayah Indonesia menjadi hub logistik di Asia Pasifik. Tak hanya itu, dengan adanya PLB di daerah-daerah terpencil diharapkan dapat turut mendukung pembangunan daerah tersebut, serta dapat mengoptimalkan sisi pendapatan daerah.

Konferensi Pers Penindakan 45,59 Kg Shabu

Konferensi Pers Penindakan 45,59 Kg Shabu

0 komentar 253 dilihat

Jakarta (17/07/2017)– Petugas gabungan Bea Cukai, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Kepolisian Republik Indonesia berhasil gagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis metamphetamine (sabu) dengan berat brutto 45,59 kilogram. Sabu yang berasal dari Malaysia tersebut berhasil diamankan oleh petugas gabungan di daerah Pantai Cermin, Sumatera Utara, pada Sabtu (15/07).

Penangkapan ini berawal dari informasi BNN, bahwa adanya dugaan penyelundupan narkotika yang berasal dari Malaysia menuju Indonesia melalui perairan pesisir timur Sumatera Utara. Berdasarkan informasi tersebut, petugas Kanwil Bea Cukai Sumatera Utara melakukan koordinasi dengan BNN dan Kepolisian Daerah Sumatera Utara untuk melakukan operasi terpadu dalam rangka mengantisipasi penyelundupan narkotika tersebut.Dari hasil penyelidikan dan pengintaian terhadap pelaku yang dicuirigai sebagai pelaku penyelundup narkotika, diketahui bahwa narkotika dibawa dari Malaysia menggunakan kapal laut menuju Kuala Tanjung Sumatera Utara, lalumenuju Pantai Cermin Serdang Bedagai dengan menggunakan speedboat.

“Setelah tim operasi memastikan target pelaku telah melakukan transaksi narkotika, tim melakukan penangkapan di area parkir SPBU 14205156 Pasar Bengkel di Perbaungan. Dalam operasi penangkapan, tim berhasil mengamankan tiga pelaku berikut 44 kg sabu,” ungkap Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi.

Ditambahkan Heru, dari keterangan tiga tersangka, petugas gabungan melakukan pengembangan kasus ke Jalan Lintas Sumatera danberhasil mengamankan tujuh orang tersangka lainnya. Saat hendak dilakukan penangkapan oleh petugas gabungan, dua orang tersangka, BJ dan MS melakukan perlawanan, sehingga diambil tindakan tegas oleh petugas gabunganyang menyebabkan kedua tersangka meninggal dunia.Sebagai tindak lanjut kasus, petugas gabungan mengamankan para tersangka dan barang bukti berupa 44 kilogram sabu, 4 unit sepeda motor, 3 unit minibus, beberapa kartu identitas, serta satu pucuk senjata api, dan peluru ke Kantor Kepolisian Daerah Sumatera Utara.