BC TERKINI

Lokakarya Komunikasi Melalui Website & Media Sosial

Lokakarya Komunikasi Melalui Website & Media Sosial

0 komentar 36 dilihat

Lokakarya Kehumasan yang mengusung tema Strategi Komunikasi Melalui Website dan Media Sosial diselenggarakan di Balai Diklat Keuangan Palembang tanggal 5-7 November 2018.

Dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Timur Muhammad Aflah Farobi yang mengungkapkan bahwa peran kehumasan dalam sebuah instansi merupakan hal yang sangat penting dalam menyampaikan kinerja bea cukai baik dari segi pengawasan maupun pelayanan.

Lokakarya yang dihadiri oleh perwakilan pegawai Bea Cukai di Kantor Wilayah dan Pelayanan Bea Cukai Sumatera Bagian Timur tersebut mengulas materi mengenai dasar kehumasan, teknik menulis berita, pengelolaan media sosial, fotografi, videografi dan proses editingnya.

Diharapkan para pegawai yang mengikuti lokakarya ini dapat menerapkan ilmu yang telah diberikan untuk diimplementasikan di kantor masing-masing.

Kunjungan Delegasi Nigeria

Kunjungan Delegasi Nigeria

0 komentar 43 dilihat

Delegations of Nigeria pay a visit to Headquarter of Directorate General of Customs and Excise on Wednesday, 30th October 2018, in studying the implementation World Trade Organization of Trade Facilitation Agreement of Organization of the Islamic Cooperation (OIC).
During this occasion, Deputy Director of Regional Cooperation, Buhari Sirait presented the progress of WTO TFA implementation in Indonesia, which previously there were only three A categories to 45 A categories.
During this study visit the participants also discussed about the implementation of WTO TFA related to DGCE’s task and function namely Publication and Availability of Information, Advance Ruling, Procedures for Appeal or Review, dan Border Agency Cooperation. DGCE also had a chance to inform the delegation about the implementation of WTO TFA related to the cooperation of COMCEC Project Funding with OIC.

Upacara Hari Oeang Republik Indonesia Ke 72

Upacara Hari Oeang Republik Indonesia Ke 72

0 komentar 25 dilihat

Pelaksanaan Hari Oeang RI ke-72 dengan tema: Kemenkeu Berbakti pada Negeri " Peduli Lombok, Palu dan Donggala", Kementerian Keuangan menyelenggarakan Family Gathering yang melibatkan 3.000 pegawai Kementerian Keuangan dari seluruh Unit Eselon I di Taman Monumen Pembebasan Irian Barat (Lapangan Banteng) dan Halaman Direktorat Jenderal Anggaran pada 26 Oktober 2018.Dalam acara tersebut Menteri Keuangan, Sri Mulyani menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan dan keluarganya. Karena tanpa dukungan dan pengorbanan dari seluruh jajaran Kementerian Keuangan beserta keluarganya tidak akan mampu menjalankan tugas sebagai pengelola keuangan negara dengan baik. Berbeda dari tahun sebelumnya, pada  acara family gathering diadakan penggalangan dana untuk Lombok, Palu, dan Donggala yang terkena bencan serta dimeriahkan dengan senam bersama, lomba memasak, lomba melukis dan area bermain untuk anak, menyanyi bersama, stand pameran dan penampilan kejutan yaitu dance Kpop dari Menteri Keuangan dan jajarannya. 

Peringatan Hari Oeang 2018

Peringatan Hari Oeang 2018

0 komentar 53 dilihat

Pelaksanaan Hari Oeang RI ke-72 dengan tema: Kemenkeu Berbakti pada Negeri " Peduli Lombok, Palu dan Donggala", Kementerian Keuangan menyelenggarakan Family Gathering yang melibatkan 3.000 pegawai Kementerian Keuangan dari seluruh Unit Eselon I di Taman Monumen Pembebasan Irian Barat (Lapangan Banteng) dan Halaman Direktorat Jenderal Anggaran pada 26 Oktober 2018.

 Dalam acara tersebut Menteri Keuangan, Sri Mulyani menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan dan keluarganya. Karena tanpa dukungan dan pengorbanan dari seluruh jajaran Kementerian Keuangan beserta keluarganya tidak akan mampu menjalankan tugas sebagai pengelola keuangan negara dengan baik.

 Berbeda dari tahun sebelumnya, pada acara family gathering diadakan penggalangan dana untuk Lombok, Palu, dan Donggala yang terkena bencan serta dimeriahkan dengan senam bersama, lomba memasak, lomba melukis dan area bermain untuk anak, menyanyi bersama, stand pameran dan penampilan kejutan yaitu dance Kpop dari Menteri Keuangan dan jajarannya.

SMI Tinjau Lokasi Bencana Gempa & Tsunami

SMI Tinjau Lokasi Bencana Gempa & Tsunami

0 komentar 84 dilihat

Palu (24/10) - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati terjun langsung untuk meninjau lokasi yang terdampak bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah pada hari Rabu (24/10). Selain mengunjungi lokasi bencana, Menkeu juga mengunjungi jajarannya di wilayah Palu di antaranya Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai, Kantor Pelayanan Pajak, KPKNL, dan Kantor Perbendaharaan yang juga terkena dampak bencana.

Menkeu juga memberikan arahan di Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai di Pantoloan sebagai salah satu unit Kementerian Keuangan yang mengalami kerusakan paling parah. Dirinya mengungkapkan kepada para jajarannya di sana agar lekas bangkit dan terus semangat untuk kembali melakukan pengawasan dan pelayanan. “Kita adalah bangsa yg memiliki daya tahan untuk menjadi bangsa yang kuat,” ungkap Menkeu.
Selain memberikan dukungan moril kepada para jajarannya di sana, dalam kesempatan yang sama Menkeu beserta jajarannya juga berkesempatan untuk memberikan bantuan senilai Rp2,5 miliar untuk membantu korban bencana, pembangunan sekolah dan tempat ibadah di Palu.

Ceramah Umum TPPU Bersama Kabareskrim Polri

Ceramah Umum TPPU Bersama Kabareskrim Polri

0 komentar 75 dilihat

JAKARTA - Dalam usaha pengamanan penerimaan negara, Bea Cukai telah melakukan upaya-upaya strategis yang salah satunya adalah melaksanakan audit terhadap perusahaan impor ekspor. Hal ini merupakan hal yang telah lama dilakukan Bea Cukai dan telah menyumbangkan penerimaan negara yang cukup signifikan.
Direktur Audit Kepabeanan dan Cukai, Nirwala menyampaikan pemeriksaan audit dapat menutupi pengawasan yang tidak terjangkau pada saat pelaksanaan ekspor/impor, hal ini juga berlaku terhadap perusahaan-perusahaan yang telah mendapatkan fasilitas kepabeanan seperti MITA atau MITA prioritas. Beliau juga menjelaskan seorang auditor sebagai orang yang memiliki keahlian di bidang keuangan dan akuntansi, mampu untuk mengungkap indikasi terhadap ada atau tidaknya Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) pada suatu perusahaan/badan. Hal-hal tersebut menjadikan Audit sebagai poin plus dalam proses pengawasan Bea dan Cukai.
Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia, Arief Sulistyanto dalam Ceramah umum Tindak Pidana Pencucian Uang menyampaikan dukungan penuh terhadap Bea Cukai dalam mengamankan penerimaan negara melalui perkuatan sinergi. Beliau mengharapkan kerjasama antara Bea Cukai dan Polri bertujuan dan berorientasi kepada pengabdian kepada negara dan masyarkat dapat terjalin dengan lancar 
“jangan pernah ragu dalam melakukan kebenaran, kalau benar jangan gentar, kalau sah jangan gelisah, kalau bersih jangan pernah risih.” Ucap beliau.
Disamping itu, Arief sulistyo juga berpesan kepada jajaran Bea Cukai agar selalu menjaga integritas dan selalu memperdalam pengetahuan tentang ketentuan-ketentuan dalam melaksanakan audit dan juga penyidikan TPPU. masalah yang semakin kompleks serta pengaruh perkembangan teknologi informasi menjadikan tantangan yang semakin beragam.

Penggagalan Penyelundupan Sabu di Sumatera Utara dan Kalimantan Utara

Penggagalan Penyelundupan Sabu di Sumatera Utara dan Kalimantan Utara

0 komentar 72 dilihat

Sinergi Bea Cukai, BNN, dan Lantamal kembali membuahkan hasil. Sejak akhir September hingga awal Oktober 2018 ketiga apparat hukum tersebut berhasil mengungkap kasus penyelundupan narkotika di dua tempat yang berbeda, yaitu di Medan Sumatera Utama dan Tarakan Kalimantan Utara dengan total barang bukti sebanyak 11.5kg sabu beserta 10 orang tersangka.Dalam Konferensi Pers 16 Okotber 2018, Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Kepabeanan dan Cukai , Nugroho Wahyu Widodo mengungkapkan kasus di Medan, Bea Cukai bersama BNN mendapatkan informasi dari masyrakat dan menemukan sabu dalam bungkusan plastik yang disembunyikan didalam kardus. Di Tarakan, petugas Bea Cukai, BNN, dan  Lantamal juga berhasil menggagalkan penyelundupan sabu dari Tawau, Malaysia melalui perairan Pulau Bunyu, Kalimantan Utara menuju Tarakan. Sinergi antara Bea Cukai, BNN dan Lantamal dapat terlaksana dengan baik lantaran adanya strategi komunikasi dan penanganan yang efektif

PSO Bea Cukai Pantoloan Aktif Kembali

PSO Bea Cukai Pantoloan Aktif Kembali

0 komentar 272 dilihat

Memasuki hari ke 17 pasca bencana gempa dan tsunami yang menimpa palu dan donggala, proses evakuasi dan penyaluran bantuan untuk korban terus dilakukan, bencana yang memakan korban hingga 2000an orang ini pun jg dialami oleh unit pangkalan sarana oprasi bea cukai pantoloan.
Sekalipun tidak memakan korban, kantor ini mengalami kerusakan sarana yg cukup parah. Di mulai dari beberapa kapal yg mengalami kebocoran, rumah-rumah dinas yg hancur, hingga area perbengkelan yg ikut terkena gelombang.
Dalam hal ini Relawan pun dikirimkan untuk membantu proses perbaikan, relawan yang terkumpul dari beberapa kantor se indonesia ini dikerahkan juga dalam proses penyaluran bantuan kepada korban-korban bencana.
Hingga pagi ini pangkalan sarana oprasi bea cukai pantoloan berkesempatan untuk melakukan apel perdana pasca bencana yg diikuti oleh seluruh pegawai juga para relawan. Apel yang dipimpin langsung oleh Kepala Pangkalan Agustyan Umardani bertujuan untuk menunjukan bahwa pangkalan sarana oprasi pantoloan telah bangkit secara mental untuk mengemban tugas negara sekalipun telah diterjang gelombang tsunami.

Donasi Bea Cukai Peduli

Donasi Bea Cukai Peduli

0 komentar 145 dilihat

Melalui Gerakan Bea Cukai Peduli, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ikut serta meringankan korban bencana Gempa dan Tsunami yg melanda daerah Palu & Donggala. Bantuan ini berasal dari sumbangan internal pegawai dan bantuan dari pihak luar yg dikumpulkan melalui rekening Bea Cukai Peduli. Rekening ini pun telah dibuka sejak beberapa hari pasca bencana yang melanda sulawesi tengah.

Sumbangan yg terkumpul bukan saja berbentuk tunai melainkan kebutuhan2 harian lainnya seperti mie instan, baju layak pakai, mainan anak, hingga kitab suci alquran.

Bantuan ini kemudian disalurkan dibeberapa titik pengungsian yg bantu langsung oleh para relawan pegawai bea cukai seindonesia.Puluhan titik posko pengungsian berhasil disalurkan bantuan walaupun msh byk terdapat posko2 pengungsian yg blm berkesempatan mendapatkan bantuan ini karena bebrp diantara sangat sulit utk diakses.

Salah satunya terdapat wilayah yg hanya dpt dijangkat via laut dikarenakan penghubung ke desa ini telah ditutupi longsor, dengan menggunakan kapal patroli pangkalan sarana oprasi lokasi ini dpt dijangkau para tim relawan sekalipun kapal tersebut tidak dapat merapat karena desa tersebut tidak memiliki dermaga.Diharapkan melalui gerakan Bea Cukai Peduli ini dapat meringankan derita para korban bencana Gempa dan Tsunami.

Gerakan ini hingga sekarang msh terus digalakkan menginggat luasnya area yg terkena dampaka musibah ini.