BC TERKINI

Bea Cukai Gagalkan Ribuan Telepon Genggam Ilegal

Bea Cukai Gagalkan Ribuan Telepon Genggam Ilegal

3 komentar 117 dilihat

akarta(30/4) - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menggalakan prinsip 'Legal itu Mudah', sejalan dengan hal tersebut Bea Cukai secara kontinyu dan masif telah melakukan pengawasan dan penindakan di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satunya penindakan yang dilaksanakan pada April 2019, Bea Cukai telah menggagalkan upaya penyelundupan belasan ribu telepon genggam, laptop, tablet, dan alat elektronik lainnya yang dirilis pada Konferensi Pers Bersama Selasa 30 April 2019 di Kantor Pusat Bea dan Cukai.

Dalam Konferensi Pers tersebut, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengungkapkan bahwa modus yang digunakan dalam penyelundupan kali ini tersebut tergolong nekat, karena menggunakan kapal berkecepatan tinggi/ High Speed Craft (HSC). Dalam dua kali penindakan yang dilakukan pada Sabtu (20/4) dan Junat (26/4), DJBC telah menggagalkan kegiatan pemasukan barang elektronik secara ilegal dengan total nilai mencapai kurang lebih Rp61,86 miliar. 

Keberhasilan DJBC ini tidak lepas dari sinergi dan komitmen Kementerian/Lembaga lain di antaranya Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kejaksaan Agung, Pusat Pelaporan dan Analisis Tranksaksi Keuangan (PPATK), BAKAMLA, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Rapat Koordinasi Nasional Penguatan Integritas, Digital Taxation dan Pengembangan SDM

Rapat Koordinasi Nasional Penguatan Integritas, Digital Taxation dan Pengembangan SDM

4 komentar 126 dilihat

Jakarta - Bea dan Cukai dalam perjalanannya selalu berusaha untuk menjadi Instansi yang semakin baik, evaluasi terus dilaksanakan untuk menghasilkan langkah-langkah optimal dalam pelaksanaan tugas dan fungsi. Dengan tema ‘Peningkatan Intregritas Untuk Menyongsong Bea Cukai Tinggal Landas’, Bea Cukai menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional yang berlangsung hari Senin-Selasa, 29-30 April 2019 yang bertempat di Kantor Pusat Bea Cukai. 
Rapat Koordinasi yang membahas topik mengenai penguatan integritas, taxation, dan pengembangan Sumber Daya Manusia DJBC tersebut, dihadiri langsung Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan, dan Pejabat Eselon II di Lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. 
 Dalam pembukaannya, Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi memberikan arahan,  “Organisasi ini adalah organisasi yang benar-benar di persimpangan jalan, tidak hanya tekanan masalah integritas, tetapi tekanan lain yang terkait internal. Jangan sampai ritme bekerja kita terganggu dengan hal-hal yang tidak perlu,” 
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penguatan integritas sekaligus penekanan komitmen integritas, pembahasan mengenai Digital taxation, pengembangan Sumber Daya Manusia dan Organisasi, Kebijakan PCBT Menuju Rokok Ilegal 3%, serta pemaparan materi Joint Program.

Workshop Aman dan Nyaman Jastip Bersama Bea Cukai

Workshop Aman dan Nyaman Jastip Bersama Bea Cukai

0 komentar 63 dilihat

Jakarta 26 April 2019, Bea Cukai bekerjasama dengan Perusahaan Aplikasi Jasa Titipan (jastip) Hellobly menyelenggarakan Workshop bertajuk “Tips dan Trik Titip Menitip Aman dan Nyaman” yang mempertemukan para pihak yang terlibat dalam Proses Bisnis Jasa Titipan.
Djanurindro Wibowo, Kepala Subdirektorat Impor menyampaikan bahwa batas barang bawaan penumpang yang setara 500 dollar amerika diperuntukan bagi para penumpang yang membeli barang dari luar negeri untuk keperluan pribadi, berbeda dengan barang yang di titipkan di JasTip yang merupakan barang perniagaan.
Diharapkan ke depannya JasTip ini tidak hanya membawa produk luar negeri ke Indonesia namun dapat juga membawa dan menjual produk Indonesia ke luar negeri.

Jasa Titipan (JasTip), kenali seluk beluknya

Jasa Titipan (JasTip), kenali seluk beluknya

1 komentar 285 dilihat

Jasa titip membeli barang (JasTip) kini telah menjadi lapangan kerja baru yang mulai marak di tengah warga Indonesia. Dari menitip membeli barang dalam negeri agar tidak kerepotan mencari atau menganti, hingga menitip membeli barang dari luar negeri dengan memanfaatkan keluasan logistik para pelancong. Barang yang dititipkan ini ketika masuk ke Indonesia akan menjadi barang bawaan penumpang.

Tapi tahukah kalian aturan tentang barang bawaan penumpang? Nah untuk menjawab pertanyaan tersebut Bea Cukai bekerjasama dengan @hello.bly hari ini diadakan wokshop mengenai barang bawaan penumpang “Mengoptimalkan logistik itu baik jika barang perniagaan yang dibawa dari luar negeri itu dibayar juga pajaknya,” ungkap Djanurindro Wibowo, Kepala Subdirektorat Impor, Direktorat Teknis Kepabeanan DJBC.

Djanurindro menjelaskan bahwa batas barang bawaan penumpang yang setara USD 500 diperuntukan bagi para penumpang yang membeli barang dari luar negeri untuk keperluan pribadi, Djanurindro juga menyarankan bagi para pemberi jasa titip dan penitip agar dapat membuka jasa untuk menitip ekspor atau menjual barang hasil karya warga Indonesia yang dapat di jual di luar negeri, sehingga produk-produk Indonesia dapat menjadi komoditas yang dicari. “Yang terpenting dari bisnis jastip adalah adanya rasa aman dan nyaman bagi semua pihak yang menjalankan. Dengan mengetahui aturan yang ada kini pelaku usaha jastip tak perlu kucing-kucingan,” jelas Didit Setiadi, CEO Helloby

Simulasi Bencana Gempa Bumi

Simulasi Bencana Gempa Bumi

0 komentar 86 dilihat

Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana yang jatuh pada tanggal 26 April, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana menghimbau untuk melakukan simulasi bencana secara serentak pada tanggal 26 April 2019.

Kantor Pusat DJBC  turut mengadakan simulasi bencana gempa bumi untuk memberikan pengetahuan kepada pegawai Bea Cukai Pusat.

Simulasi pertama dilakukan dengan membunyikan sirine sebanyak dua (2) kali dan menghimbau untuk para pegawai berlindung di tempat yang aman seperti meja. Kemudian simulasi kedua ditandai dengan sirine sebanyak dua (2) kali lagi dan floor captain menghimbau kepada seluruh pegawai untuk berkumpul di titik kumpul terdekat seperti lapangan upacara. Dilanjutkan dengan menghitung jumlah pegawai dan memastikan pegawai dalam keadaan selamat.

Simulasi ini selain memberikan pengetahuan secara praktik juga memberikan persiapan secara mental jika terjadi bencana


Peringatan Hari Kartini

Peringatan Hari Kartini

1 komentar 151 dilihat

Sebagai bentuk dedikasi akan cita-cita dan perjuangan Raden Ajeng Kartini, Bea Cukai menyelenggarakan kegiatan Peringatan Hari Kartini di Kantor Pusat Bea dan Cukai. 
Dalam rangkaian acara hari ini diadakan Lomba Memasak dan Fashion Show yang diwakilkan dari masing-masing Unit Eselon II di Kantor Pusat.  
Dan untuk meningkatkan kesadaran pegawai DJBC dalam menjaga penampilan, diadakan pula Seminar Kecantikan dan Beauty Class khusus pegawai wanita.

Kunjungan Universitas Sangga Buana

Kunjungan Universitas Sangga Buana

0 komentar 51 dilihat

Kantor Pusat Bea dan Cukai menerima Kunjungan mahasiswa Universitas Sangga Buana YPKP Bandung, pada tanggal 23 April 2019. Kunjugan yang diikuti oleh mahasiswa Program Diploma III dan Strata I tersebut dibuka langsung oleh Kepala Subdirektorat Penyuluhan dan Layanan Informasi, Mufthi Arkan, dan dilanjutkan pemaparan materi mengenai Visi-Misi, Tugas dan Fungsi, serta fasilitas yang diberikan Direktorat Jenderal bea dan Cukai dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat Indonesia.
Mahasiswa yang hadir juga berkesempatan mengunjungi kennel K9 dan berinteraksi langsung dengan anjing pelacak memperagakan pemeriksaan terhadap penumpang. Kunjungan ini diharapkan dapat mengedukasi para mahasiswa terkait tugas dan fungsi Bea Cukai yang telah dipelajari.

Peran Ibu dalam Pencegahan Stunting

Peran Ibu dalam Pencegahan Stunting

1 komentar 68 dilihat

Dharma Wanita Persatuan Bea Cukai menyelenggarakan acara 
Untuk memperingati hari kartini yang bertajuk
Peran serta dharma wanita persatuan bea cukai dalam pencegahan dan penanggulangan stunting (gagal tumbuh kembang anak) sejak dini pada Rabu, 24 April 2019 di Kantor Pusat Bea dan Cukai.

Dalam pembukaan sharing session tersebut, Margowati, selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Bea Cukai menyampaikan agar para ibu lebih paham mengenai wawasan stunting agar dapat mencegah terjadi nya stunting sejak dini.

Acara diisi dengan sharing session bersama Dr. Rita Ramayulis yang merupakan seorang ahli gizi yang menyampaikan bahwa perilaku di dalam keluarga terhadap anak berdampak pada tumbuh kembang anak.

Margowati juga menambahkan agar wawasan mengenai stunting ini dapat disebarluaskan kepada keluarga dan masyarakat.

Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik, Bea Cukai Gelar Workshop Penulisan

Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik, Bea Cukai Gelar Workshop Penulisan

1 komentar 90 dilihat

Dalam rangka meningkatkan kemampuan pegawai Bea Cukai di bidang jurnalistik, Bea Cukai menyelenggarakan Workshop Penulisan bertajuk 'Word Creativity in Industry 4.0' di Kantor Pusat Bea Cukai. 
Dibuka langsung oleh Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi, Deni Surjantoro menyampaikan harapannya agar peserta yang hadir dapat menggali sebanyak-banyaknya ilmu dan aktif dalam pemberitaan Bea Cukai. 
Terbagi dalam tiga sesi, Jurnalis Antara, Sella Gareta, hadir sebagai salah satu narasumber berkesempatan membagikan ilmu dasar jurnalistik dan memberikan pelatihan penulisan berita. Selanjutnya, dalam workshop tersebut juga membahas pemanfaatan aplikasi Keranjang Berita dan Pelaporan Bea Cukai, sekaligus mengupas kesalahan-kesalahan yang kerap terjadi dalam membuat tulisan yang dilaporkan melalui aplikasi tersebut. 
Diharapkan setelah Workshop ini peserta yang hadir dapat berkontribusi dalam pemberitaan kegiatan di unit kerja masing-masing.