0 komentar 109 dilihat

[Redaksi] Bea Cukai Gagalkan Penyeludupan Sabu

Video Details

Kanal BC TV
Added by Kanal BC TV 06 Agustus 2018

Sinergi yang baik antara Bea Cukai Pangkalpinang dengan Aparat Hukum BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Avsec Pangkalpinang berhasil mengagalkan peredaran Narkoba jenis shabu melalui Bandara Depati Amir, Pangkalpinang.Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Polisi Nanang Hadianto SH yang diwakili Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  AKBP Nur Iswanto bersama Kepala Kantor Bea dan Cukai Pangkalpinang Muh. Nasrul  Fatah dan Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Suharyanto, melaksanakan press release hasil Penindakan Narkoba yang dilaksanakan di Aula Kantor BNN Provinsi Bangka Belitung, Rabu (25/07/2018).Dalam Press Releasenya AKBP Nur Iswanto menyampaikan kronologis kejadian Hari Jum’at tanggal?13 Juli 2018 sekira pukul 15.00 WIB, pelapor mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada 2 (dua) orang penumpang pesawat di Bandara Depati Amir yang diduga membawa narkotika, dengan penerbangan dari Jakarta ke Pangkalpinang. Kemudian sekira pukul 16.00 WIB, pelapor dan rekan pelapor melakukan penyelidikan tentang kebenaran informasi tersebut. Petugas dari BNNP Prov. Kep. Babel berkoordinasi dengan petugas Avsec dan petugas Bea dan Cukai. Sekira pukul 21.00 WIB, pelapor bersama rekan pelapor, petugas Avsec dan petugas Bea dan Cukai melihat seorang laki-laki dan perempuan dengan gerak-gerik yang mencurigakan dan memiliki ciri-ciri yang sama dengan informasi yang didapatkan dari masyarakat tersebut kemudian menghampiri laki-laki dan perempuan tersebut yang mengaku bernama Sdr. M dan Sdri. LY dan memperlihatkan surat perintah tugas kemudian keduanya diamankan dan dilakukan penggeledahan terhadap badan/pakaian Sdr. M dan Sdri. LY. Dari hasil pemeriksaan atas barang bawaan dan pemeriksaan badan kedua penumpang tersebut ditemukan 5 (lima) bungkus strip bening yang berisikan narkotika jenis shabu dengan berat kotor 400 gram yang disembunyikan di dalam sepasang sandal wanita warna merah. Selanjutnya, kedua tersangka dan barang bukti diserahkan BNNP Prov. Kep. Babel untuk diproses lebih lanjut. Kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 Ayat (2) Dan Atau Pasal 112 Ayat (2) Dan Atau Pasal 116 Ayat (1) Dan Atau Pasal 127 Ayat (1) Dan Atau Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan acaman hukuman minimal 5 (lima) tahun penjara dan hukuman maksimal hukuman mati.Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalpinang, Muh. Nasrul Fatah menyampaikan, “Kami berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tetap mendukung aksi pemberantasan narkoba ini dan meminta kepada masyarakat apabila ada informasi sekecil apapun tentang narkoba agar segera menginformasikannya kepada kami untuk dapat ditindaklanjuti. Semoga kedepan, sinergi ini akan terus berjalan dengan baik antara Bea Cukai dengan aparat hukum lainnya, demi  terciptanya generasi muda bebas narkoba”.

0 komentar

Tulis Komentar

Data anda akan dirahasiakan!

Email dan data anda untuk keperluan bank data. Kerahasiaan data anda dijamin dan tidak akan dipublikasikan.
Kolom wajib diisi *