2 komentar 2115 dilihat

Sinergi Pengagalan penyeludupan Sabu di Aceh & Jagoi Babang

Video Details

Kanal BC TV
Added by Kanal BC TV 23 Agustus 2017

JAKARTA (23/08/2017) – Upaya penyelundupan narkotika jenis methamphetamine (sabu) oleh sindikat internasional jaringan Malaysia berhasil dibongkar oleh petugas Bea Cukai bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian Republik Indonesia. Dalam kurun waktu dua minggu, petugas gabungan berhasil menggagalkan dua upaya penyelundupan sabu di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, dan Kabupaten Aceh Utara, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Dari kedua aksi penangkapan tersebut petugas berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 57,54 Kilogram.
Atas informasi yang diperoleh dari masyarakat, pada hari Minggu (06/08), petugas gabungan Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat, BNN, dan Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menangkap seorang pelaku berinisial R yang diduga menyelundupkan sabu dari Kuching, Malaysia ke wilayah Indonesia melalui perbatasan Jagoi Babang. Petugas menangkap pelaku dengan barang bukti berupa 17 bungkus sabu seberat 17,54 Kilogram dan sebuah mobil minibus di daerah Ledo, Bengkayang.
Berdasarkan pengembangan penyelidikan petugas turut berhasil menangkap tiga orang tersangka di daerah Kelurahan Sebayok, Bengkayang. Para pelaku yang berhasil diamankan ketiganya berkewarganegaraan Malaysia, mereka adalah A yang merupakan kurir sekaligus checker, LUH sebagai penghubung antara pembeli narkotika dan supplier narkotika, serta CKH yang juga berperan sebagai supplier narkotika. Saat dimintai keterangan oleh petugas, pelaku berinisial CKH sempat menawarkan uang sebesar Rp10 miliar, namun hal tersebut tidak dihiraukan oleh petugas. Dalam proses pengembangan kasus, dua pelaku berinisial CKH dan A berusaha melawan petugas, sehingga harus dilakukan tindakan tegas yang mengakibatkan keduanya meninggal dunia. 
Selain itu juga petugas juga melakukan penangkapan terhadap MY, DZ, dan TF di depan Hotel Harris, Jalan Gajah Mada, Pontianak. Tersangka TF merupakan narapidana yang sedang ditahan di Rutan Kelas II Bengkayang. Dari kasus di Jagoi Babang petugas berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 17,54 Kilogram, dua unit mobil, 18 unit telepon genggam, dan kartu identitas para pelaku
Tak berselang lama dari kasus di Jagoi Babang, pada hari Jumat (18/08), petugas gabungan Bea Cukai Aceh, BNN, dan Kepolisian Daerah Nanggroe Aceh Darussalam berhasil mengamankan sabu sebanyak 40 bungkus seberat 40 Kilogram. Tak hanya sabu, petugas juga menangkap lima pelaku berinisial M, Z, TM, S, dan MD di Jalan Lintas Medan – Aceh, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.
Berdasarkan hasil pengembangan penyelidikan jaringan penyelundupan dan peredaran gelap narkotika dari Penang, Malaysia, didapatkan informasi bahwa akan adanya kegiatan penyelundupan sabu melalui jalur laut menuju NAD yang kemudian akan diedarkan di wilayah NAD, Medan, dan Jakarta. Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi, mengungkapkan bahwa atas informasi tersebut petugas Bea Cukai, BNN, dan Polda NAD melakukan observasi dan surveillance. “Kegiatan pengawasan dilakukan sejak sabu tersebut masuk ke wilayah Indonesia melalui Pantai Idi Cut, Aceh Utara. Dari tempat tersebut petugas terus mengawasi pergerakan hingga dilakukan penangkapan pada hari Jumat (18/08),” ujarnya.
Petugas mendapati modus yang digunakan oleh jaringan ini adalah dengan menyelundupkan sabu dari Penang, Malaysia melalui jalur laut menuju Pantai Idi Cut, Aceh Utara oleh pelaku berinisial J dan D yang saat ini masih buron. Keduanya membawa sabu atas perintah pelaku berinisial TM yang berperan sebagai koordinator kurir dan pemilik kapal. Setelah sabu yang disembunyikan ke dalam dua buah tas itu sampai di wilayah NAD, M dan Z membawanya menggunakan kendaraan minibus dengan dikawal oleh TM dan S yang juga menggunakan sebuah kendaraan minibus. Dari pengakuan para pelaku, sabu tersebut akan dipindahtangankan kepada MD yang nantinya akan diserahkan kepada pelaku berinisial H yang merupakan pemilik sabu tersebut. Saat ini pelaku H masih berstatus dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), terakhir dirinya diketahui berlokasi di Biereun, NAD.
Heru menambahkan, hingga 22 Agustus 2017 Bea Cukai telah berhasil menggagalkan 163 kasus upaya penyelundupan narkotika, psikotropika, dan prekursor dengan berat total barang bukti mencapai 1.135 Kilogram. Untuk penyelundupan sabu sendiri, Bea Cukai telah berhasil mengamankan barang bukti dengan berat total mencapai 695,5 Kilogram. Upaya ini tentunya tidak terlepas dari sinergi yang dilakukan antar aparat penegak hukum dan informasi dari masyarakat dalam membantu petugas mengungkap praktik penyelundupan narkoba. “Bea Cukai akan terus memperkuat sinergi bersama para aparat penegak hukum, juga masyarakat dalam mengamankan wilayah Indonesia dari peredaran barang terlarang seperti narkotika,” pungkas Heru.

2 komentar

  1. Agus Sodikin 20 Maret 2018

    ASSALAMU ALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATU... Salam sejahterah bagi kita semua... Mohon maaf bilah kedatangan saya mengganggu. Perkenalkan nama saya agus sodikin asal surabaya seorang mantan TKI dulu kerja di pabrik triplek malaysia selama 4 tahun lamanya. Singkat cerita.. Saya sangat berterima kasih kpd pak h.cahyono atas bantuan beliau melalui pemasangan nombor togel 6D nya alhamdulillah saya menang RM,450.000 selama 3X pusingan, saya tidak menyangka kalau saya bisa seperti ini dan ini semua berkat bantuan pak h.cahyono, saya yang dulunya bukan siapa-siapa bahkan saya juga selalu dihina orang alhamdulillah kini sekarang saya sudah punya rumah dan usaha sendiri. Saya tidak tau harus berbuat apa untuk membalas kebaikan beliau karna banyaknya orang yg perna saya pon dari google untuk minta bantuannya tidak ada satu pun yg berhasil malah hutang saya tambah banyak. Beliau juga bisa bantu melalui Uang gaib/Bank gaib tanpa tumbal, Uang balik, Pelet, Pelaris, Nomer togel 3D/4D/6D.. Bagi saudara yg diluar negri maupun dalam negri butuh bantuan beliau jangan takut atau maluh segerah pon pak h.cahyono di nombor +6285 213 737 273 / WhatsApp 085213737273 insya alloh beliau pasti membantu anda seperti saya. Demi alloh inilah kisah nyata sye.. Sekian dan terima kasih atas tumpangannya semoga dengan adanya pesan singkat ini bisa bermanfaat...

  2. devina irfan 31 Mei 2018

    Saya Devina dari indonesia di Surabaya, saya mengabdikan waktu saya di sini karena janji yang saya buat untuk Nyonya Elizabeth yang kebetulan merupakan pemberi pinjaman online dari perusahaan pinjaman Elizabeth dan saya berdoa kepada ALLAH agar dia dapat melihat posting saya pada hari ini.  Beberapa bulan yang lalu saya melihat komentar diposting oleh seorang wanita bernama Arnah dan bagaimana dia telah scammed meminta pinjaman online dari Dr James Mowat, menurut dia sebelum ALLAH mengarahkannya ke tangan Nyonya Elizabeth dan Nyonya Elizabeth meminjamkan 250,000,000 Rupiah tanpa tekanan dan tunda, jangan hubungi Dr. James Mowat melalui email: jamesmowatloanfirm@gmail.com untuk menghindari menjadi korban penipuan. Saya memutuskan untuk menghubungi Arnah untuk mengkonfirmasi apakah itu benar dan untuk membimbing saya tentang cara mendapatkan pinjaman dari Nyonya Elizabeth, dia mengatakan kepada saya untuk menghubungi Nyonya Elizabeth saya bersikeras bahwa dia harus tolong beri tahu saya proses dan kriteria yang dia katakan itu sangat mudah tentang bagaimana mengajukan permohonan pinjaman dari Nyonya Elizabeth yang perlu saya lakukan adalah menghubungi dia, mengisi formulir aplikasi mengirimnya kembali, mengirim salinan pindaian kartu identitas saya, kemudian mendaftar dengan perusahaan setelah itu saya akan mendapatkan pinjaman saya . lalu saya bertanya padanya bagaimana Anda mendapat pinjaman? Dia menjawab bahwa hanya itu yang dia lakukan, itu sangat mengejutkan.  Saya menghubungi Nyonya Elizabeth dan saya mengikuti instruksi dengan hati-hati untungnya bagi saya saya memenuhi persyaratan mereka dan pinjaman saya berhasil disetujui tetapi sebelum pinjaman dipindahkan ke akun saya, saya diminta untuk membuat janji untuk membagikan kabar baik Nyonya Elizabeth dan itu adalah mengapa Anda melihat posting ini hari ini. untuk kejutan terbesar saya, saya menerima peringatan dari 150,000,000 Rupiah. Jadi saya menyarankan setiap orang yang mencari sumber yang dapat dipercaya untuk mendapatkan pinjaman untuk menghubungi Nyonya Elizabeth melalui Email: elizabethchristopherloan@gmail.com untuk pinjaman aman Anda juga dapat menghubungi saya di Email saya : devinairf128@gmail.com atau Anda juga dapat menghubungi Arnah di arnahnana01@gmail.com. Saya percaya satu giliran yang baik layak mendapat yang lain.

Tulis Komentar

Data anda akan dirahasiakan!

Email dan data anda untuk keperluan bank data. Kerahasiaan data anda dijamin dan tidak akan dipublikasikan.
Kolom wajib diisi *