1 komentar 71 dilihat

Tingkatkan Ekspor Hasil Perkebunan Kelapa Sawit, Bea Cukai Beri Kemudahan

Video Details

Kanal BC TV
Added by Kanal BC TV 01 Maret 2019

Jakarta (01/03) – Neraca perdagangan dibidang perkebunan kelapa sawit pada tahun 2018 mengalami defisit yang cukup signifikan. Sepanjang tahun 2018 ekspor perkebunan kelapa sawit hanya 180 miliar dolar, sementara impornya mencapai 188.6 miliar dolar. Hal tersebut menyebabkan defisit sebesar 8,6 miliar dolar karena impor lebih besar dibanding ekspor.

Dalam acara sosialisasi perubahan proses bisnis perkebunan kelapa sawit yang diselenggarakan di Kantor Pusat Bea Cukai, Kepala Dewan Pengawas Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Rusman Heriawan, mengungkapkan bahwa telah dilakukan pengkajian untuk memperkecil ruang defisit, yaitu dengan meningkatkan ekspor, mengurangi impor, dan memperluas investasi. Ketiga hal tersebut dipandang mampu meningkatkan neraca perdagangan.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi menjelaskan bahwa Bea Cukai telah menempuh beberapa langkah untuk dapat meningkatkan ekspor di sektor perkebunan kelapa sawit.

"Bea Cukai sangat siap untuk menjalankan tugas dari pemerintah yaitu single inspection, pemeriksaan tunggal" , ujar Heru.

Kedepannya peran Lembaga Sertifikasi Indonesia (LSI) akan diambil alih oleh Bea Cukai untuk memangkas proses bisnis agar lebih cepat, mudah dan efisien. Namun, peran LSI tetap dilakukan apabila buyer eksportir berkehendak untuk melakukan penelitian di LSI. 

Langkah persiapan Bea Cukai yaitu dengan merevisi PMK-145/PMK.04/2014, membentuk peraturan baru khusus Crude Palm Oil (CPO), perubahan Perdirjen Bea Cukai Nomor 32 tahun 2014, menggunakan sistem auto debet sehingga tidak ada hambatan pada hari Sabtu atau Minggu.

Selain itu Bea Cukai juga berkomitmen memberikan pelayanan yang lebih baik, jaminan integritas pegawai Bea Cukai, melakukan pengawasan yang lebih efektif dengan manajemen risiko, janji layanan dan informasi, dan kepastian bisnis.

Bea Cukai juga mendorong para pengguna jasa untuk senantiasa meningkatkan perusahaannya sehingga mencapai tingkatan yg paling tinggi di Bea Cukai dan World Customs Organization (WCO) yaitu untuk memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO). Karena dengan sertifikasi AEO tersebut, perusahaan mendapat fasilitas seperti pembayaran berkala, self inspection dan self sertification mendeclare barang dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh perusahaan itu sendiri. 



1 komentar

  1. Samsun Rock 12 April 2019

    The best suggestion is always present in this web portal for edge user and they can easily support from how to see remembered passwords in microsoft edge in easy terms. so here you can collect perfect instruction about this issue.

Tulis Komentar

Data anda akan dirahasiakan!

Email dan data anda untuk keperluan bank data. Kerahasiaan data anda dijamin dan tidak akan dipublikasikan.
Kolom wajib diisi *